Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Dari Bincang Padang Ekspres dengan Kajari Pasaman: Gagas CFD dan CFN, “Jadikan Kami Sahabat”

Willian. • Jumat, 5 Desember 2025 | 10:27 WIB

DISKUSI HANGAT: Redaktur Padang Ekspres Wilian Abib (kanan) didampingi dua awak media lainnya saat berdiskusi dengan Kajari Pasaman Hendi Arifin, Rabu sore (3/12).
DISKUSI HANGAT: Redaktur Padang Ekspres Wilian Abib (kanan) didampingi dua awak media lainnya saat berdiskusi dengan Kajari Pasaman Hendi Arifin, Rabu sore (3/12).

PADEk.JAWAPOS.COM-Kring… kring… kring. Suara telepon memecah kesibukan Rabu sore (3/12). Saat layar ponsel menyala, terlihat panggilan dari Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman, Hendi
Arifin. Begitu sambungan diangkat, suaranya terdengar hangat.

“Posisi di mana? Merapat yuk ke kantor, ngopi sore kita sambil bincang-bincang, atau kita cari tempat,” katanya dalam percakapan
via ponsel itu Rabu (3/12).

SEBENARNYA komunikasi sudah terjalin sebelum Kajari Hendi Arifin bertugas di Pasaman, cuma untuk bertemu momen saja belum memihak.

Nah, mendapat telpon itu, tanpa menunggu lama, Padang Ekspres didampingi dua rekan media lainnya segera menuju Kantor Kejaksaan Negeri Pasaman.

Pertemuan diputuskan di Kantor Kajari pasaman saja. Suasana kantor sore itu terasa adem dan bersahabat. Petugas langsung mengantar Padang Ekspres ke ruang kerja Kajari Pasaman.

Aroma kopi hangat yang disuguhkan memenuhi ruangan, mencairkan suasana dan membuat diskusi mengalir semakin akrab.

“Semoga silaturahmi ini tetap berlanjut Pak Kajari, dan sinergi antara awak media dan kejaksaan juga berjalan baik hingga ke depannya,” tutur Wilian Abib, Redaktur Padang Ekspres yang memimpin perbincangan sore itu.

“Iya haruslah, masa ngak lanjut,” timpal Kajari Hendi sambil bercanda dengan tawa khasnya.

Padang Ekspres kembali menegaskan bahwa silaturahmi ini penting untuk memperkuat hubungan kemitraan antara awak media dan kejaksaan, sekaligus meningkatkan koordinasi dalam penyampaian informasi publik.

Kajari Hendi menyambut hangat niat baik tersebut. Menurutnya, media merupakan mitra strategis dalam menghadirkan informasi akurat kepada masyarakat.

“Saya berharap ini terus terjalin, terutama dalam mendukung transparansi dan pelayanan informasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Dalam diskusi itu, Kajari Hendi Arifin menyinggung citra kejaksaan yang selama ini sering dikenal menakutkan di mata publik dan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa kini Kejari Pasaman harus tampil lebih humanis dan semakin dekat dengan masyarakat. “Jadi ini menjadi salah satu target kita juga yaitu jaksa yang humanis,”tuturnya.

Karena itu, ia berkomitmen membawa program Kejari Pasaman lebih menyentuh publik, tidak hanya soal penindakan hukum. “Di Kejari kita punya banyak bidang, ini nanti kita optimalkan,” katanya.

Kajari Hendi juga menekankan perlunya memperkuat sinergi lintas sektor serta mengawal program pembangunan agar berjalan sesuai ketentuan.

Ia optimistis dengan slogan “Jaksa #Jadikan Kami Sahabat”, Kejaksaan Negeri Pasaman dapat menjadi mitra yang disukai masyarakat.

“Slogan ini membuktikan bahwa kami adalah sahabat seluruh pihak, seperti pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat,” tambahnya.

Kajari Hendi turut memaparkan sejumlah ide yang menurutnya bisa diterapkan di Pasaman. Salah satu yang menarik adalah gagasan mengadakan Car Free Day (CFD) setiap minggu, melibatkan seluruh unsur Forkopimda, pemerintah daerah, hingga masyarakat.

“Nah, di kegiatan ini, semua berkumpul membaur dalam satu wadah. Dari sini komunikasi juga bisa dibangun sehingga terbangun keselarasan,” tuturnya.

Selain CFD, ia juga mengusulkan Car Free Night (CFN) yang hingga kini belum ada di Sumbar. Jika diterapkan di Pasaman, maka Pasaman menjadi daerah satu-satunya di Sumbar yang melakukan ini. Menurutnya, kegiatan tersebut bisa menjadi magnet baru bagi warga Pasaman.

“Konsepnya pada malam itu bebas kendaraan. Sepanjang jalan ada UMKM yang menjajakan makanan dan jajanan. Jamnya tetap dibatasi. Selain itu, sediakan juga misalnya pentas seni atau pertunjukan di malam itu. Jika ini berjalan bagus, maka sektor UMKM akan menggeliat, Pasaman akan semakin hidup,” papar Hendi.

Di sisi lain, dalam diakusi, tidak hanya program sosial dan ruang publik, Kajari Hendi juga menyinggung soal peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia menegaskan bahwa Kejari Pasaman siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah.

Kejari, katanya, siap memberikan pendampingan khususnya pada sektor-sektor potensial penyumbang PAD yang selama ini belum tergarap maksimal.

Diskusi hangat itu akhirnya ditutup dengan sesi foto bersama, mengabadikan momen silaturahmi yang diharapkan terus berlanjut antara Kejaksaan Negeri Pasaman dan awak media. (WILIAN ABIB—Pasaman)

Editor : Novitri Selvia
#kejari pasaman #car free day (cfd) #Hendi Arifin #Car Free Night (CFN)