Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Bupati Pasaman Minta OPD Tuntaskan Laporan Strategis

Willian. • Kamis, 19 Februari 2026 | 11:50 WIB

Bupati Pasaman Welly Suhery didampingi Wabup Parulian saat menghadiri wirid pengajian dan doa bersama menyambut Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Agung Al-Muttaqin, Pasaman Islamic Center, Selasa (17/2).
Bupati Pasaman Welly Suhery didampingi Wabup Parulian saat menghadiri wirid pengajian dan doa bersama menyambut Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Agung Al-Muttaqin, Pasaman Islamic Center, Selasa (17/2).
PADEK.JAWAPOS.COM—Bupati Pasaman Welly menegaskan Ramadhan bukan alasan untuk menurunkan produktivitas kerja. Untuk itu, ia meminta seluruh OPD mempercepat penyelesaian berbagai laporan strategis pemerintahan dengan mengedepankan akurasi dan sinkronisasi data.

Hal itu ditekankan Bupati Welly dalam wirid pengajian dan doa bersama di Masjid Agung Al-Muttaqin, Pasaman Islamic Center, Selasa (18/2). Kegiatan itu dihadiri Wakil Bupati Parulian, Sekretaris Daerah, Yudesri, staf ahli, para asisten, kepala OPD, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman.

Adapun laporan yang menjadi perhatian meliputi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD), Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj), Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD), serta Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKJIP). Ia menegaskan tidak boleh ada keterlambatan maupun ketidaksinkronan data antarperangkat daerah.

”Tidak boleh ada keterlambatan, ketidaksinkronan data, ataupun sikap saling menunggu. Akuntabilitas administrasi merupakan cerminan profesionalitas sekaligus marwah Pemerintah Kabupaten Pasaman,” ujarnya.

Bupati juga mengingatkan pentingnya koordinasi antar-OPD serta menghindari ego sektoral guna menjaga citra pemerintah daerah sebagai institusi yang tertib dan kredibel di hadapan publik.

Dalam rangkaian kegiatan yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran itu, Bupati Welly mengajak seluruh ASN menyambut Ramadhan dengan membersihkan hati dan memperbaiki niat dalam bekerja.

”Mari kita sambut Ramadhan dengan kelapangan hati. Jadikan bulan suci ini sebagai pemacu semangat untuk bekerja lebih tulus dan ikhlas dalam melayani masyarakat Pasaman,” ujarnya.

Pada kesempatanitu, Bupati Welly Suhery juga menetapkan prinsip Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah (ABS-SBK) sebagai fondasi moral seluruh program pembangunan, sekaligus memerintahkan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) menuntaskan laporan strategis pemerintahan tepat waktu.

Bupati menegaskan filosofi ABS-SBK yang mengakar dalam kehidupan masyarakat Minangkabau harus menjadi nilai dasar dalam setiap kebijakan pemerintah daerah. Penguatan prinsip tersebut merupakan program unggulan pertama dari sepuluh program yang dicanangkan dan menjadi landasan moral bagi sembilan program prioritas lainnya.

”Semangat tersebut selanjutnya kita aktualisasikan dalam arah pembangunan daerah melalui 10 program unggulan. Penguatan prinsip ABS-SBK memiliki posisi strategis, tidak hanya sebagai agenda tersendiri, tetapi juga menjadi fondasi nilai yang menjiwai dan membimbing pelaksanaan sembilan program lainnya,” ujar Welly Suhery.

Ia menyampaikan pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada capaian fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada pembentukan karakter masyarakat yang berakhlak, disiplin, dan bertanggung jawab.

 ”Inilah makna pembangunan yang utuh kuat secara struktural sekaligus kokoh secara moral,” katanya.

Sementara itu, Ustad Masri mengingatkan pentingnya tazkiyatun nafs atau penyucian jiwa serta memperbaiki hubungan antarsesama melalui saling memaafkan sebagai bagian dari persiapan menyambut Ramadhan.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Pasaman, dilanjutkan dengan tradisi bersalam-salaman antara bupati, wakil bupati dan seluruh jajaran pejabat serta ASN. (*)

Editor : Eri Mardinal
#pemkab pasaman #OPD Pasaman #Bupati Pasaman