Jasman menyebut jika Kota Payakumbuh saat ini masih sedang dalam status darurat sampah, hal itu harus segera diselesaikan mengingat waktu untuk kontrak dalam pembuangan sampah ke TPA di Kota Padang sudah hampir berakhir.
“Salah satunya, kita sedang berjuang kiranya kita bisa membuang sampah sementara ke TPA Regional Provinsi Sumatera Barat dan kalau memungkinkan kita bermohon agar lokasi TPA tersebut bisa kita kelola sendiri,” kata Jasman.
Atas sampah yang masih banyaknya ditemukan berserakan, Jasman mengimbau kepada Dinas Lingkungan Hidup agar dapat melakukan koordinasi bersama dinas terkait dalam melakukan penanganan permasalahan sampah di Kota Payakumbuh.
“Masih ditemukan warga dari luar kota Payakumbuh yang membuang sampahnya ke sini yang mereka di tengah malam. Bahkan sampah yang mereka buang ini dengan menggunakan truk yang jumlahnya sangat banyak. Dan terkait hal ini kita (Pemko Payakumbuh, red) akan segera lakukan tindakan dalam penanganan sampah ini,” beber Jasman.
Dilanjutkannya, dan untuk depo sampah yang berada di Padang Kaduduak, semoga dapat segera dipindah ke daerah samping TPA kota Payakumbuh.
Dalam mengatasi permasalahan sampah ini, Jasman mengimbau kepada seluruh peserta rakor yang hadir untuk dapat melakukan sosialisasi di lingkungan tempat tinggalnya untuk mengajak masyarakat dapat mengolah sampah rumah tangga masing-masing sebelum dibuang.
“Karena masalah sampah ini bukan masalah kita di lingkup Pemko Payakumbuh saja, akan tetapi ini masalah semua warga masyarakat kota Payakumbuh yang harus diselesaikan dengan bersinergi bersama dalam penanganan sampah ini dapat berjalan lancar dan Kota Payakumbuh akan segera dapat memiliki TPA sendiri segera,” tutur Jasman.
Sementara itu, dalam penanganan inflasi, Jasman mengimbau kepada dinas terkait untuk dapat melakukan kampanye menanam dengan memaksimalkan perkarangan rumah untuk ditanami tanaman pokok, yang diantaranya cabai dan bawang merah dan warga juga dapat mengajukan permohonan bibit tanaman ini ke dinas pertanian.
Rakor yang dimoderatori Sekko, Rida Ananda itu dibuka oleh seluruh Asisten Wali Kota Payakumbuh dalam menyampaikan paparan hasil capaian kinerja atas OPD yang berada di bawah koordinasi masing-masing asisten.
Paparan yang disampaikan seluruh Asisten Wali Kota Payakumbuh itu guna untuk memacu kinerja seluruh ASN di lingkup Pemko Payakumbuh agar capaian dan realisasi yang telah disusun pada setiap OPD di tahun 2024 ini bisa berjalan lebih cepat dan maksimal lagi.
Dan setelah mendengarkan atas paparan dari setiap Asisten I, II dan III tersebut, Pj. Wali Kota Payakumbuh, Jasman ucapkan selamat bagi OPD yang telah bekerja dengan maksimal sehingga capaian kinerja hingga di bulan Februari 2024 ini dapat diraih dengan baik.
“Bagi OPD yang masih belum mencapai raihan kinerja yang maksimal agar nantinya dapat lebih ditingkatkan lagi dengan terus kuatkan koordinasi bersama semua yang mendukung dalam mencapai kinerja pada OPD masing-masing,” ujar Jasman. (fdl)
Editor : Novitri Selvia