PADEK.JAWAPOS.COM-Misteri menyelimuti Tempat Hiburan Malam (THM) AWK Cafe di Kelurahan Pakan Sinayan, Payakumbuh Barat, setelah lima segel kertas yang sebelumnya dipasang oleh Tim Gabungan Pemerintah Kota Payakumbuh ditemukan telah raib.
Insiden ini memicu beragam spekulasi di media sosial, bahkan tak sedikit yang menduga sengaja dibuka oleh tangan tangan jahil.
Kapolres Payakumbuh, AKBP Ricky Ricardo, yang turut serta dalam penyegelan beberapa hari sebelumnya, menyatakan akan segera berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terkait hilangnya segel tersebut.
“Nanti akan saya bicarakan lagi dengan Forkopimda. Tindakan selanjutnya akan bergantung pada hasil keputusan Forkopimda,” ujarnya kepada Padang Ekspres.
Informasi mengenai copotnya segel, yang sebelumnya dipasang langsung oleh Walikota Payakumbuh Zulmaeta bersama Dandim 0306/50 Kota, Kajari Payakumbuh, Wakil Walikota, Sekretaris Daerah, Kasat Pol-PP, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pertama kali mencuat dari laporan masyarakat.
Menanggapi hal ini, Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, mengaku baru menerima informasi tersebut dan berjanji akan segera melaporkannya kepada wali kota untuk langkah tindak lanjut.
“Iya, saya juga baru dapat informasi. Nanti akan kita tindaklanjuti dengan melaporkan hal ini kepada Bapak Wali Kota Payakumbuh,” kata Elzadaswarman.
Pasca penyegelan AWK Cafe, gelombang desakan dari masyarakat di media sosial semakin kencang. Mereka mendesak Pemerintah Kota Payakumbuh untuk bertindak adil dan tidak tebang pilih dalam menertibkan Tempat Hiburan Malam (THM) lain yang diduga melanggar Peraturan Daerah (Perda) tentang Pemberantasan Penyakit Masyarakat (Pekat).
Sejumlah warganet menilai bahwa banyak THM lain di Payakumbuh yang juga melakukan pelanggaran, terutama terkait aktivitas dan jam operasional yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Mereka berharap pemerintah kota dapat bertindak tegas terhadap semua pelanggar Perda Pekat demi menciptakan ketertiban dan kenyamanan di tengah masyarakat.
Sementara itu, dari pantauan Padang Ekspres dari kafe yang tidak berada jauh dari kawasan Ngalau Indah tersebut, sejumlah segel yang telah dipasang oleh Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta tidak terlihat lagi.
Meski segel tidak terlihat menempel dipintu pintu masuk cafe tersebut, pada Senin (21/4) tidak terlihat aktivitas apapun disana. (rid)
Editor : Novitri Selvia