Kompetisi sepeda tanpa pedal berskala nasional ini berlangsung selama satu hari penuh dan diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan diselenggarakan oleh komunitas Payakumbuh Pushbike dan dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman.
Peserta merupakan anak-anak kelahiran tahun 2018 hingga 2023 yang dibagi ke dalam beberapa kategori usia.
Mereka datang dari sejumlah provinsi, di antaranya Sumatera Barat, Riau, Lampung, Sumatera Selatan, Bengkulu, hingga Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kehadiran peserta lintas daerah tersebut menjadikan Lintasan Biru Pushbike Competition sebagai salah satu ajang pushbike terbesar yang pernah digelar di Kota Payakumbuh.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menyampaikan permohonan maaf atas perubahan jadwal pelaksanaan kegiatan.
Ia menjelaskan, kompetisi ini semula direncanakan berlangsung pada 20 Desember 2025, namun ditunda akibat kondisi cuaca dan faktor alam.
“Atas nama Pemerintah Kota Payakumbuh, kami menyampaikan permintaan maaf karena kondisi alam yang tidak memungkinkan sehingga rencana pelaksanaan pada 20 Desember lalu baru bisa dilaksanakan hari ini,” ujar Elzadaswarman.
Ia mengapresiasi panitia dan komunitas pushbike yang dinilai konsisten menggelar kegiatan olahraga ramah anak.
Menurutnya, kompetisi ini menjadi bagian dari pembinaan karakter dan sportivitas anak sejak usia dini.
Elzadaswarman juga mengingatkan pentingnya aspek keamanan dan keselamatan selama perlombaan. Ia meminta panitia serta orang tua untuk memastikan anak-anak tetap berada dalam pengawasan.
“Peserta datang dari berbagai daerah. Harapan kami, semua yang hadir datang dengan lengkap dan pulang juga lengkap tanpa kekurangan apa pun,” katanya.
Usai sambutan, Elzadaswarman mengibarkan bendera start sebagai tanda dimulainya perlombaan. Selama kegiatan berlangsung, suasana GOR Kubu Gadang tampak ramai oleh dukungan orang tua dan keluarga peserta.
Panitia memastikan seluruh rangkaian lomba berjalan tertib hingga kompetisi berakhir pada sore hari.(CR7)
Editor : Hendra Efison