Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda mengatakan langkah pencegahan menjadi hal utama agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
”Pascakebakaran ini, yang pertama kita imbau Adalah hati-hati menyambung aliran listrik di toko masing-masing. Usia bangunan kita sudah cukup tua, sehingga perlu dilakukan pengecekan kembali instalasi listrik,” ujar Rida.
Ia menyarankan para pemilik toko untuk berkoordinasi dengan pihak PLN maupun biro jasa kelistrikan yang berkompeten guna memastikan kondisi jaringan listrik di masing-masing toko aman dan sesuai standar. Selain itu, ia juga meminta seluruh pedagang untuk menyediakan APAR sebagai langkah pertolongan pertama apabila terjadi kebakaran.
”Kita minta kepada kita semua untuk dapat menyediakan alat pemadam kebakaran di masing-masing toko. Itu adalah pertolongan pertama ketika terjadi musibah,” tegasnya.
Menurutnya, ketersediaan APAR di setiap toko, restoran, dan unit usaha lainnya di lingkungan pasar sangat penting untuk meminimalisir dampak kebakaran sebelum api membesar dan petugas pemadam tiba di lokasi.
”Kami harapkan pemilik toko, restoran, dan unit usaha lainnya bisa memasang atau menyediakan APAR secara maksimal,” tambahnya.
Lebih lanjut, Pemko Payakumbuh juga akan terus meningkatkan sistem keamanan di kawasan pasar. Namun demikian, Rida menekankan keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata.
”Keamanan yang pertama adalah pemilik toko sendiri dulu, kemudian keamanan dari petugas pasar tentu sudah ada. Artinya, ini menjadi tanggung jawab bersama,” pungkasnya. (*)
Editor : Eri Mardinal