Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Puasa Tak Halangi Semangat, Anak-anak Madani Inline Skate Tetap Latihan di Velodrom Batang Agam

Irfan R Rusli • Minggu, 8 Maret 2026 | 21:59 WIB

Puluhan anak Madani Inline Skate tetap latihan sepatu roda di Velodrom Batang Agam Sport Center meski berpuasa, dengan intensitas latihan disesuaikan selama Ramadan.
Puluhan anak Madani Inline Skate tetap latihan sepatu roda di Velodrom Batang Agam Sport Center meski berpuasa, dengan intensitas latihan disesuaikan selama Ramadan.
PADEK.JAWAPOS.COM—Semangat berolahraga tetap terlihat di tengah bulan Ramadan. Puluhan anak yang tergabung dalam komunitas Madani Inline Skate tetap mengikuti latihan sepatu roda meski sedang menjalani ibadah puasa.

Latihan tersebut berlangsung di kawasan Batang Agam Sport Center, tepatnya di Velodrom Arena, pada Minggu sore (8/3/2026). Anak-anak yang berasal dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) tampak antusias mengikuti setiap sesi latihan yang dipandu para pelatih.

Pantauan di lokasi menunjukkan suasana latihan cukup ramai. Sejumlah anak mengenakan perlengkapan sepatu roda lengkap, mulai dari helm, pelindung lutut, hingga pelindung siku, sebelum bergantian meluncur di lintasan sesuai arahan pelatih.

Meskipun sedang berpuasa, para peserta latihan tetap terlihat bersemangat. Beberapa di antaranya berlatih teknik dasar seperti menjaga keseimbangan, memperbaiki posisi tubuh, hingga meningkatkan kecepatan saat meluncur di lintasan velodrom.

Pelatih Madani Inline Skate, Ridho (22), mengatakan bahwa kegiatan latihan tetap dilaksanakan selama Ramadan dengan beberapa penyesuaian agar kondisi fisik anak-anak tetap terjaga.

“Selama Ramadan kami tetap latihan, tapi intensitasnya kami kurangi. Biasanya latihan dilakukan lebih ringan dan waktunya juga disesuaikan supaya anak-anak tidak terlalu kelelahan,” ujar Ridho kepada Padang Ekspres di sela-sela latihan.

Ia menjelaskan bahwa pola latihan selama Ramadan lebih difokuskan pada penguatan teknik dasar serta menjaga kebugaran tubuh. Dengan pendekatan tersebut, anak-anak tetap dapat mempertahankan kemampuan bermain sepatu roda tanpa harus menguras energi secara berlebihan saat menjalankan ibadah puasa.

Menurut Ridho, latihan pada bulan Ramadan juga dimanfaatkan sebagai sarana menanamkan nilai kedisiplinan kepada para peserta yang masih berada pada usia sekolah dasar hingga menengah pertama.

“Ramadan justru jadi momen yang bagus untuk membentuk karakter anak. Mereka belajar disiplin datang latihan, belajar mengatur energi saat puasa, dan tetap semangat melakukan kegiatan positif,” katanya.

Ridho menilai antusiasme anak-anak yang tetap hadir latihan menunjukkan bahwa olahraga telah menjadi bagian dari kebiasaan mereka sehari-hari. Bahkan, beberapa peserta datang setelah menjalani aktivitas sekolah sepanjang hari.

“Kadang mereka datang setelah seharian sekolah dan tetap ingin latihan. Itu menunjukkan mereka punya semangat yang besar. Kami sebagai pelatih tentu sangat senang melihat antusiasme seperti itu,” tambahnya.

Pelatih lainnya, Rio (37), mengatakan bahwa kegiatan latihan sepatu roda memberikan manfaat besar bagi perkembangan anak, baik dari sisi fisik maupun mental.

Baca Juga: Razia Balap Liar Dini Hari di Payakumbuh, Satpol PP Amankan 9 Motor dan Belasan Remaja

Menurutnya, olahraga dapat membantu anak-anak mengisi waktu dengan kegiatan positif sekaligus melatih konsentrasi, keberanian mencoba hal baru, serta kemampuan untuk bangkit ketika menghadapi kesulitan selama proses latihan.

“Dalam latihan sepatu roda, anak-anak belajar banyak hal. Mereka belajar fokus, belajar bangkit ketika jatuh, dan belajar menghargai proses. Itu semua penting untuk membentuk mental mereka sejak kecil,” jelas Rio.

Ia menambahkan bahwa selama Ramadan para pelatih berusaha menciptakan suasana latihan yang tetap menyenangkan agar anak-anak merasa nyaman meski sedang menjalankan ibadah puasa.

Rio juga menyebut dukungan orang tua menjadi faktor penting dalam keberlangsungan latihan komunitas tersebut selama bulan Ramadan.

“Orang tua juga mendukung karena mereka tahu kegiatan ini baik untuk anak-anak. Selain berolahraga, mereka juga belajar disiplin dan mengisi waktu dengan hal-hal positif,” ujarnya.

Dengan semangat yang tetap terjaga, anak-anak Madani Inline Skate terus meluncur di lintasan Velodrom Arena Batang Agam Sport Center, menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk tetap aktif dan disiplin.(*)

Editor : Hendra Efison