Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Tradisi Ramadan di Payakumbuh, Masjid Hikmah Ramai Buka Bersama hingga Manyelo Sambut Nuzul Quran

Irfan R Rusli • Senin, 9 Maret 2026 | 10:47 WIB

Tradisi Manyelo sambut Nuzulul Quran di Payakumbuh.
Tradisi Manyelo sambut Nuzulul Quran di Payakumbuh.
PADEK.JAWAPOS.COM—Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah selama bulan Ramadan, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat. Hal tersebut terlihat di Masjid Hikmah, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, ketika warga memadati masjid untuk mengikuti rangkaian kegiatan Ramadan mulai dari buka bersama hingga tradisi manyelo menyambut malam Nuzul Quran.

Kegiatan yang berlangsung sejak Minggu sore hingga malam (8/3/2026) diawali dengan kedatangan warga yang membawa berbagai lauk pauk dari rumah masing-masing untuk disantap bersama saat berbuka puasa.

Sejak menjelang waktu berbuka, para ibu terlihat berdatangan dengan wadah berisi aneka masakan seperti gulai ayam, rendang, sambal, serta berbagai kue tradisional. Hidangan tersebut kemudian disusun bersama di dalam masjid untuk dinikmati jamaah.

Sementara itu, para bapak-bapak membantu menyiapkan tempat duduk serta mengatur hidangan agar bisa dinikmati secara bersama oleh jamaah yang hadir.

Salah seorang warga, Inget (57), mengatakan dirinya sengaja membawa lauk dari rumah untuk berpartisipasi dalam kegiatan berbuka bersama.

Menurutnya, kebiasaan membawa makanan dari rumah untuk disantap bersama sudah menjadi tradisi masyarakat di sekitar masjid setiap Ramadan.

“Kalau Ramadan seperti ini kami biasanya memasak lebih di rumah. Sebagian kami bawa ke masjid supaya bisa dimakan bersama jamaah lain. Rasanya lebih nikmat karena dimakan bersama-sama,” ujarnya.

Menjelang waktu berbuka, jamaah juga mengikuti tausiyah Ramadan yang disampaikan oleh ustaz setempat. Para jamaah tampak duduk rapi mendengarkan ceramah sambil menunggu azan Magrib.

Ustaz Mifta (32) mengatakan Ramadan merupakan momentum untuk memperkuat hubungan antar sesama melalui berbagai kegiatan kebersamaan.

Menurutnya, buka bersama di masjid tidak hanya bernilai ibadah tetapi juga mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

“Ramadan adalah waktu untuk memperbanyak amal sekaligus memperkuat silaturahmi. Kegiatan seperti ini sangat baik karena masyarakat bisa berkumpul, berbagi makanan, dan mempererat kebersamaan,” katanya.

Tak lama kemudian, azan Magrib berkumandang dan jamaah langsung menikmati hidangan yang telah disiapkan. Suasana berbuka terasa hangat karena anak-anak, remaja hingga orang tua duduk berdampingan menikmati makanan yang tersedia.

Setelah berbuka, jamaah melaksanakan salat Magrib berjamaah. Sebagian jamaah kemudian kembali menikmati hidangan yang masih tersedia sambil menunggu waktu salat Isya.

Memasuki malam hari, jamaah kembali memenuhi masjid untuk melaksanakan salat Isya dan tarawih berjamaah. Usai tarawih, para jamaah kembali berkumpul sambil menikmati hidangan yang masih tersisa.

Pengurus Masjid Hikmah, Wirson (55), mengatakan kegiatan tersebut menjadi agenda rutin masyarakat setiap Ramadan. Menurutnya, kegiatan itu tidak hanya meningkatkan ibadah tetapi juga mempererat hubungan antar warga.

“Masjid bukan hanya tempat untuk salat, tetapi juga tempat masyarakat berkumpul dan memperkuat kebersamaan. Ramadan ini menjadi waktu yang tepat untuk mempererat silaturahmi antar warga,” ujarnya.

Ia menambahkan, semangat gotong royong warga sangat terasa karena banyak masyarakat yang dengan sukarela membawa makanan dari rumah tanpa diminta oleh panitia.

Selain buka bersama dan salat berjamaah, kegiatan malam itu juga dilanjutkan dengan tradisi manyelo, yakni kebiasaan masyarakat setempat berkumpul lebih lama di masjid untuk memperbanyak ibadah dan mendengarkan tausiyah dalam menyambut malam Nuzul Quran.

Kegiatan berlangsung hingga sekitar pukul 22.00 WIB. Meski malam semakin larut, suasana kebersamaan tetap terasa di sekitar masjid.

Bagi masyarakat sekitar, kegiatan tersebut bukan sekadar rutinitas Ramadan, melainkan juga menjadi ruang untuk memperkuat nilai kebersamaan yang telah tumbuh di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan sederhana seperti berbuka bersama hingga manyelo, Masjid Hikmah kembali menjadi pusat kehidupan sosial dan spiritual warga selama bulan suci Ramadan. (cr7)

Editor : Adetio Purtama
#nuzulul quran #buka bersama #tradisi ramadan #Manyelo