PADEK.JAWAPOS.COM—Kelurahan Padang Data Tanah Mati mewakili Kota Payakumbuh dalam penilaian Lomba Gerakan PKK Sumbar 2026 setelah berhasil menghadirkan berbagai inovasi pemberdayaan keluarga, penguatan ekonomi masyarakat, hingga transformasi digital melalui aplikasi Sistem Pendataan PKK dan Dasa Wisma Terintegrasi (SIPEDATI). Penilaian tingkat provinsi itu berlangsung pada Rabu (3/6/2026).
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta mengatakan Gerakan PKK memiliki posisi strategis dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga karena program-programnya bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
"Gerakan PKK tumbuh dari, oleh, dan untuk masyarakat. Perannya sangat penting dalam memberdayakan perempuan dan keluarga guna mewujudkan kesejahteraan keluarga, peningkatan kesehatan, pendidikan karakter, hingga kemandirian ekonomi rumah tangga," kata Zulmaeta saat menghadiri penilaian tersebut.
Menurutnya, Pemerintah Kota Payakumbuh terus memperkuat sinergi dengan Tim Penggerak PKK sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Pembinaan berjenjang terus diperkuat untuk mempercepat implementasi 10 Program Pokok PKK di seluruh wilayah.
Baca Juga: Musikalisasi Puisi Jadi Media Deep Learning di SMPN 9 Payakumbuh pada Hardiknas 2026
Selain menghadapi tantangan sosial dan ekonomi, keluarga juga berhadapan dengan perubahan pola pengasuhan serta ancaman krisis kesehatan. Namun, perkembangan teknologi digital membuka peluang baru untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian keluarga.
SIPEDATI Percepat Layanan dan Pendataan PKK
Salah satu inovasi unggulan yang menjadi perhatian tim penilai adalah aplikasi SIPEDATI. Platform digital ini membantu kader PKK dalam mempercepat proses pendataan, pelaporan, sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat secara lebih efektif dan terintegrasi.
"Kader PKK mengadopsi inovasi digital untuk mempercepat pelaporan dan mengoptimalkan layanan keluarga melalui aplikasi SIPEDATI," ujar Zulmaeta.
Selain transformasi digital, TP-PKK Kota Payakumbuh juga menjalankan berbagai program prioritas yang mencakup ketahanan pangan, pengembangan usaha mikro, percepatan penanganan stunting, pengentasan kemiskinan, dan pengendalian inflasi daerah.
Baca Juga: Usai Divonis Mati, Barang Bukti Kasus Satria Juhanda alias Wanda Segera Dimusnahkan
Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Ny. Mulyasni Muis Zulmaeta atau yang akrab disapa Eni Zulmaeta menjelaskan, Kelurahan Padang Data Tanah Mati berhak mewakili Payakumbuh setelah meraih predikat terbaik pada Lomba Gerakan PKK Tingkat Kota Payakumbuh Tahun 2025.
Menurutnya, pencapaian tersebut lahir dari kolaborasi aktif antara kader PKK dan masyarakat yang mampu menghadirkan inovasi berbasis kebutuhan warga.
"Keunggulan Padang Data Tanah Mati terletak pada inovasi yang lahir dari kebutuhan masyarakat dan dilaksanakan secara berkelanjutan oleh kader bersama warga sehingga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat," katanya.
UMKM, Lingkungan, dan Kesehatan Jadi Kekuatan
Di sektor ekonomi, TP-PKK Kota Payakumbuh memfasilitasi kerja sama dengan perusahaan fesyen internasional The Sak sejak 2025. Kemitraan ini membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk sulaman dan rajutan hasil karya pelaku UMKM lokal.
Program pemberdayaan juga diperkuat melalui pengembangan Kampung Mandiri yang mendorong aktivitas ekonomi keluarga berbasis sulaman, rajutan, tenunan, hingga industri kerupuk rumah tangga.
Baca Juga: 25 Siswa SDN 29 Payakumbuh Dilantik Jadi Dokter Kecil, Siap Promosikan PHBS
Sementara itu, pada bidang lingkungan, masyarakat mengembangkan Taman Pilah Kreatif yang mengolah sampah rumah tangga menjadi produk bernilai ekonomi. Inisiatif tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekonomi sirkular di tingkat kelurahan.
Di sektor kesehatan, kader PKK bersama masyarakat aktif menggerakkan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP), membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat, serta meningkatkan pelayanan bagi ibu hamil, bayi, balita, hingga lanjut usia.
Ketua TP-PKK Provinsi Sumatera Barat Ny. Harneli Mahyeldi mengatakan penilaian ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga evaluasi terhadap pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di daerah.
"Penilaian ini merupakan evaluasi terhadap pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sekaligus ajang bersilaturahmi dan melihat langsung berbagai inovasi yang telah dikembangkan daerah," ujarnya.
Baca Juga: Manajemen Talenta ASN Pemko Payakumbuh Masuk Tahap Akhir, Tunggu Evaluasi BKN
Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Payakumbuh terhadap berbagai program PKK yang dinilai mampu memperkuat pemberdayaan keluarga dan masyarakat.
"Terima kasih kepada Bapak Wali Kota yang selalu mendampingi kegiatan PKK dan hadir langsung dalam penilaian hari ini. Semoga Payakumbuh dapat menjadi yang terbaik pada tingkat provinsi," pungkasnya.
Penilaian Lomba Gerakan PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat 2026 tersebut juga dihadiri Ketua GOW Kota Payakumbuh Ny. Yeni Elzadaswarman, Ketua DWP Ny. Elfriza "Chece" Rida Ananda, jajaran organisasi perangkat daerah, tokoh masyarakat, dan sejumlah tamu undangan.(*)
Editor : Hendra Efison