16 Tim dari Sumbar, Riau, dan Jambi Ramaikan Turnamen Piala Wali Kota Payakumbuh Open 2026

Syamsu Ridwan • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 07:45 WIB
Piala Wali Kota Payakumbuh Open resmi dimulai pada Senin (20/7) di Lapangan Sepak Bola Kapten Tantawi, Kelurahan Tanjuang Pauah, Kecamatan Payakumbuh Barat.
Piala Wali Kota Payakumbuh Open resmi dimulai pada Senin (20/7) di Lapangan Sepak Bola Kapten Tantawi, Kelurahan Tanjuang Pauah, Kecamatan Payakumbuh Barat.

PADEK.JAWAPOS.COM -- Seba­nyak 16 tim sepak bola dari Provinsi Sumatera Barat, Riau, dan Jambi ambil bagian dalam Turnamen Piala Wali Kota Pa­ya­kumbuh Open 2026.

Kompetisi yang digelar oleh Asosiasi Kota (Askot) PSSI Payakumbuh tersebut resmi dibuka pada Senin (20/7) di Lapangan Sepak Bola Kapten Tantawi, Kelurahan Tanjuang Pauah, Kecamatan Payakumbuh Barat.

Pembukaan turnamen ber­langsung meriah dan dihadiri Wali Kota Payakumbuh bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Askot PSSI Payakumbuh, serta sejumlah tamu undangan.

Peresmian ditandai de­ngan pemukulan gandang tam­buah tansa, sebagai simbol dimulai­nya kompetisi sepak bola ting­kat regional tersebut.

Laga pembuka langsung mempertemukan Saga FC asal Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, melawan PS UIR dari Provinsi Riau. Pertandingan tersebut menjadi pembuka rangkaian kompetisi yang di­perkirakan berlangsung selama beberapa pekan ke depan.

Selain Saga FC dan PS UIR, turnamen juga diikuti sejumlah tim dari berbagai daerah, di antaranya Porpaya FC dari Paya­kumbuh, Rantau Arena dari Pariaman, Harkam FC dari Kabupaten Kampar, Riau, serta Batang Bungo FC dari Pro­vinsi Jambi.

Ketua Askot PSSI Kota Pa­ya­­kumbuh, Diki Engla, menga­presiasi dukungan Pemerintah Kota Payakumbuh, Forkopimda, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga turnamen dapat kembali digelar.

Alhamdulillah, kita kem­bali dapat menggelar turnamen sepak bola tingkat regional yang mempertemukan tim-tim dari Sumbar, Riau, dan Jambi. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota, Forkopimda, serta seluruh pihak yang telah mendukung penuh ajang ini,” ujar­nya usai pembukaan turnamen.

Menurut Diki, Turnamen Piala Wali Kota Payakumbuh Open 2026 tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga memiliki tujuan lebih luas dalam mendukung pem­binaan sepak bola di daerah.

Ia mengatakan kompetisi tersebut diharapkan menjadi wa­dah bagi para pemain untuk me­ngem­bangkan kemampuan se­kaligus mempererat hubu­ngan antar­daerah melalui olahraga.

“Selain menjadi wadah menyalurkan bakat para pecinta sepak bola, turnamen ini adalah sarana silaturahmi untuk memperkuat persaudaraan kita antarprovinsi,” katanya.

Diki menambahkan, kehadiran tim-tim dari tiga provinsi menunjukkan tingginya antusiasme terhadap Turnamen Pia­la Wali Kota Payakumbuh Open 2026. Ia berharap kom­petisi ini mampu melahirkan bibit-bibit pesepak bola potensial yang dapat berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.

Turnamen tersebut juga diproyeksikan menjadi salah satu hiburan olahraga bagi masyarakat Kota Payakumbuh dan sekitarnya.

Dengan menghadirkan per­tandingan yang kompetitif, ajang ini diharapkan mampu meningkatkan gairah sepak bola daerah sekaligus memperkuat silaturahmi antarklub dan ma­syarakat dari Sumatera Barat, Riau, dan Jambi. (rid)

Editor : Adriyanto Syafril
Turnamen Piala Wali Kota Payakumbuh Open 2026 Askot PSSI Payakumbuh Lapangan Kapten Tantawi sepak bola Payakumbuh 16 tim Sumbar Riau Jambi