Pelantikan berlangsung di Auditorium Gubernuran dan merupakan bagian dari penataan organisasi untuk memperkuat kinerja perangkat daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Dari total 119 pejabat yang dilantik, sebanyak 51 orang dikukuhkan kembali pada jabatan yang sama.
Pengukuhan tersebut dilakukan seiring perubahan tipe Dinas Kehutanan Provinsi Sumbar dari tipe B menjadi tipe A.
Sementara itu, 68 pejabat lainnya dilantik melalui mekanisme promosi dan rotasi untuk mengisi kekosongan jabatan serta memperkuat struktur Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Arry Yuswandi menegaskan, pelantikan ini bertujuan menjadikan birokrasi Pemprov Sumbar lebih adaptif, efektif, dan profesional dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
“Pelantikan ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan organisasi. Kita ingin memastikan birokrasi bekerja lebih efisien, efektif, dan profesional,” ujar Arry.
Dalam arahannya, Arry menyampaikan tiga penekanan utama kepada para pejabat yang dilantik.
Pertama, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Kedua, pejabat diminta bekerja cepat, adaptif, dan inovatif guna meningkatkan kualitas layanan secara berkelanjutan.
Ketiga, setiap pejabat diingatkan agar berfokus pada hasil dan dampak nyata bagi masyarakat.
Arry juga menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme aparatur sipil negara (ASN) dengan menjadikan Core Values ASN BerAKHLAK sebagai pedoman kerja.
Selain itu, ia mengungkapkan bahwa mulai 2026 pengembangan karier ASN di lingkungan Pemprov Sumbar akan dilakukan secara lebih objektif dan transparan melalui penerapan sistem manajemen talenta berbasis kinerja, kompetensi, dan potensi.(*)
Editor : Hendra Efison