Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Berbagai Macam Upaya Untuk Mengatasi Kemiskinan dan Pengangguran

Tandri Eka Putra • Jumat, 5 April 2024 | 20:08 WIB
Pengemis di pinggir jalan mendapatkan sumbangan
Pengemis di pinggir jalan mendapatkan sumbangan

Penulis; Nasywa Rahma Delya. Jurusan : Ilmu Komunikasi 2023. Universitas Andalas

Kemiskinan merupakan salah satu masalah sosial yang terjadi dalam masyarakat. Kemiskinan adalah suatu keadaan dimana seseorang yang tidak mampu memenuhi kebutuhan hidupnya dan juga tidak mampu menggunakan memanfaatkan tenaga dari fisiknya tersebut.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan kemiskinan yaitu pendapatan yang kurang, taraf hidup yang kurang baik, banyaknya pengangguran, dan minimnya lapangan pekerjaan. Pekerjaan merupakan bentuk kewajiban masyarakat untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup. Akan tetapi, lapangan pekerjaan yang kurang membuat masyarakat kesulitan untuk mencari pekerjaan.

Hal tersebut terjadi di daerah kota dan desa. Jumlah angka pengangguran di masyarakat yang semakin meningkat karena tidak mendapatkan pekerjaan. Pendapatan masyarakat yang kecil, tidak mendukung masyarakat untuk membuka usaha sendiri.

Pertumbuhan ekonomi dan angka kemiskinan merupakan salah satu faktor penting untuk menilai keberhasilan suatu negara. Upaya pemerintah yang belum sepenuh nya di dapatkan oleh masyarakat. Pemerintah telah menyediakan lapangan pekerjaan, akan tetapi masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan pekerjaan.

Biaya hidup yang semakin lama semakin mahal membuat masyarakat kesulitan untuk memenuhi kebutuhan. Kemiskinan juga menyebabkan terjadinya kesenjangan sosial yang terjadi di dalam masyarakat. Adanya perbedaan dalam masyarakat yaitu anatara si kaya dan si mikin yang belum ada pekerjaan.

Kesenjangan tersebut membuat masyarakat hidup sesuai dengan kelas sosial. Orang – orang kaya yang memiliki tempat tinggal di pusat kota dengan rumah yang elite. Sedangkan, orang – orang miskin memiliki tempat tinggal di tempat yang kumuh terdapat di daerah pinggiran kota.

Apabila kebutuhan hidup terpenuhi, maka tidak ada masyarakat miskin. Pembangunan merupakan salah satu cara untuk mengurangi tingkat kemiskinan. Pembangunan yang baik akan menghasilkan kinerja masyarakat yang baik juga. Kesempatan yang di berikan untuk masyarakat melalui pembangunan akan memudahkan masyarakat untuk menciptakan usaha sendiri. Masyarakat dapat menghasilkan pendapatan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan disertai dengan Pembangunan yang baik.

Tidak hanya dengan pembangunan, cara untuk mengatasi kemiskinan juga dapat melalui pendidikan atau pelatihan. Melalui pendidikan dapat menghasilkan tenaga kerja yang kreatif dan berkualitas. Cara meningkatkan kualitas sumber daya manusia yaitu melalui pendidikan.

Dengan adanya pendidikan, masyarakat dapat memiliki kemampuan untuk mencari pekerjaan atau menciptakan usaha sendiri untuk memiliki pendapatan. Perusahaan – perusahaan mencari tenaga kerja yang memiliki skill sesuai kebutuhan perusahaan. Pendidikan dan pelatihan sangat berguna untuk masyarakat yang ingin bekerja di tempat yang memiliki kualitas yang baik.

Kemiskinan di ukur dengan membandingkan nilai kebutuhan makanan dan bukan makanan per kapita dengan garis kemiskinan. Jika konsumsi per kapita lebih rendah dari garis kemiskinan, maka termasuk miskin. Perbandingan dan penghitungan garis kemiskinan sesuai dengan standar bank dunia dan Perserikatan Bangsa - Bangsa (PBB).

Sesuai dengan komitmen tujuan Pembangunan berkelanjutan, pemerintah telah memberikan arahan agar kemiskinan di Indonesia bisa mencapai nol persen.

Ada beberapa strategi utama yang akan dilakukan oleh pemerintah yang pertama, penanggulangan kemiskinan melalui program perlindungan subsisdi dan sosial. Kemiskinan berhubungan erat dengan faktor sosial dan ekonomi, kualitas dan tingkat pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan.

Program yang di buat oleh pemerintah seperti Program Indonesia Pintar (PIP), Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Program – Program tersebut ditanggung pemerintah dan berguna untuk memudahkan akses masyarakat yang kurang mampu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, pendidikan yang layak, dan lain – lain.

Strategi selanjutnya, pemberdayaan dan peningkatan produktivitas kelompok miskin. Pemerintah melakukan peningkatan kapasitas teknis dan kompetensi UMKM. Secara bertahap, pemerintah akan mendorong lembaga keuangan agar lebih ramah pada UMKM.

Perbaikan pendukung UMKM dimulai dari, kemudahan berusaha, kemudahan prosedur dan perizinan, dukungan sertifikasi produk, pemanfaatan infrastruktur, pnengembangan industri. Untuk dapat memastikan program tersebut tercapai, pemerintah melakukan sistem penetapan agar pemerintah terbantu untuk menetapkan sasaran program perlindungan sosial.

Upaya untuk mengatasi kemiskinan dapat melalui tahap pemulihan, sebelum pertumbuhan ekonomi dapat pulih sesuai dengan potensinya. Tahapan tersebut yaitu tahap bertahan, pemulihan, dan transformasi. Dalam upaya menggerakan perekonomian, pemerintah memperhatikan dengan baik untuk memberikan perhatian ke UMKM.
Pertumbuhan ekonomi dapat pulih dan di nikmati oleh masyarakat pada tahap transformasi.

Contohnya seperti bantuan sosial, iuran yang di tanggung oleh pemerintah. Upaya tersebut dilakukan untuk melindungi dan meringankan beban masyarakat. Usaha – Usaha yang membutuhkan kemampuan pemanfaatan teknologi bagi pelaku industri dan ekonomi merupakan kunci untuk bersaing di dunia kerja.

Maka dari itu, sebagai masyarakat Indonesia kita harus meningkatkan kualitas diri kita agar mudah untuk mendapatkan pekerjaan. Kita juga harus rajin belajar supaya kita memiliki ilmu yang dapat dimanfaatkan untuk bekerja. Masyarakat harus memiliki kesadaran terhadap buruk nya dampak pengangguran bagi perkembangan suatu negara. Sebaiknya, masyarakat dan pemerintah lebih meningkatkan upaya untuk mengatasi kemiskinan dan pengangguran. (*)

 

Editor : Tandri Eka Putra
#kemiskinan #pendidikan #pembangunan #bansos