Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Seminar Literasi Digital dan Budaya Digelar di MAN 1 Padang, Mahasiswa Dorong Pelestarian Budaya Minangkabau

Hendra Efison • Kamis, 13 November 2025 | 10:15 WIB

Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi Unand dan siswa MAN 1 Kota Padang berfoto bersama setelah membahas strategi digitalisasi budaya Minangkabau dalam seminar literasi digital, Rabu (12/11/2025).
Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi Unand dan siswa MAN 1 Kota Padang berfoto bersama setelah membahas strategi digitalisasi budaya Minangkabau dalam seminar literasi digital, Rabu (12/11/2025).
PADEK.JAWAPOS.COM — Tujuh mahasiswa Mata Kuliah Seminar Komunikasi Perubahan Sosial melaksanakan kegiatan Seminar Literasi Digital dan Budaya di MAN 1 Kota Padang, Rabu (12/11/2025).

Kegiatan pengabdian masyarakat ini diikuti sekitar 30 siswa kelas X dan didampingi dosen pengampu, Dr Elva Ronaningroem MSi.

Kegiatan tersebut disambut Wakil Kepala Bidang Kurikulum MAN 1 Padang, Dra Yasni Marlis SPd MSc.

Dalam sambutannya, ia mengapresiasi inisiatif mahasiswa dan mendorong para siswa untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan serius.

Menurutnya, literasi digital sangat penting untuk membentuk pola pikir kritis generasi muda sekaligus memperkuat identitas budaya lokal.

Seminar menghadirkan satu mahasiswa sebagai pemateri utama, sementara mahasiswa lainnya berperan sebagai mentor diskusi.

Materi yang disampaikan menyoroti strategi pelestarian budaya Minangkabau di tengah era digital.

Salah satu contoh yang dibahas adalah fenomena viral Pacu Jalur di luar negeri sebagai bukti bahwa budaya lokal dapat dikenal secara global melalui platform digital.

Usai pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi kelompok menggunakan metode analisis SWOT.

Setiap kelompok didampingi mentor untuk mengidentifikasi faktor yang menyebabkan budaya Minangkabau, seperti Tari Piring, Randai, dan tradisi lainnya, belum dikenal luas di tingkat nasional dan internasional.

Tingginya antusiasme peserta membuat pihak sekolah menambah waktu diskusi sekitar 30 menit.

Berbagai gagasan disampaikan siswa, mulai dari pembuatan konten edukatif tentang budaya lokal, penguatan narasi budaya melalui media sosial, hingga pengemasan tradisi Minangkabau ke dalam format konten yang lebih menarik bagi audiens global.

Para mahasiswa pendamping mengapresiasi partisipasi aktif dan pemikiran kritis para siswa.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama mahasiswa, dosen pendamping, perwakilan sekolah, dan seluruh peserta. Panitia juga membagikan snack sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi siswa.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap peserta didik MAN 1 Kota Padang semakin memahami pentingnya literasi digital serta memiliki kepedulian yang lebih kuat terhadap pelestarian budaya Minangkabau agar tetap dikenal di tingkat nasional dan internasional.(*)

Editor : Hendra Efison
#Literasi Digital #Budaya Minangkabau #MAN 1 Padang #seminar mahasiswa