Rektor Unand, Dr. Efa Yonedi, menyatakan bahwa perguruan tinggi tengah mempercepat transformasi digital, termasuk penerapan tanda tangan elektronik pada ijazah, peluncuran platform My Unand, dan penguatan Unit Layanan Terpadu untuk mempercepat akses layanan bagi mahasiswa, termasuk internasional.
Dari sisi prestasi akademik, Unand menempati peringkat 8 nasional versi Times Higher Education, posisi 201–250 dunia pada kategori Interdisciplinary Science, 396 Asia, dan 77 Asia Tenggara dalam QS Ranking 2026.
Saat ini kampus ini memiliki lebih dari 36 ribu mahasiswa, termasuk pelamar dari 45 negara.
Prosesi wisuda dihadiri jajaran pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, orang tua wisudawan, serta Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi beserta istri.
Dalam sambutannya, Mahyeldi mendorong lulusan Unand menjadi generasi penggerak masa depan bangsa untuk mendukung Indonesia Emas 2045, serta menekankan pentingnya semangat, integritas, dan terus belajar.
Wisuda ke-5 Unand TA 2025 menandai kombinasi prestasi akademik dan inovasi digital sebagai langkah perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas layanan dan menyiapkan lulusan berdaya saing nasional maupun internasional.
Diketahui bahwa Unand telah meluluskan 8.180 wisudawan sepanjang tahun 2025, melalui lima periode wisuda.
Kepala Subdit Administrasi, Data, dan Informasi Pendidikan, Asrul Ikhya, M.AP, menyampaikan bahwa Wisuda V yang digelar pada Sabtu (22/11) di Gedung Auditorium Kampus Limau Manis menjadi penutup rangkaian wisuda tahun ini.
Asrul merinci jumlah lulusan pada setiap periode, yakni Wisuda I sebanyak 1.143 wisudawan, Wisuda II 1.448 wisudawan, Wisuda III 1.411 wisudawan, Wisuda IV 3.067 wisudawan, dan Wisuda V 1.111 wisudawan.
“Dengan lima kali pelaksanaan wisuda, UNAND berhasil meluluskan total 8.180 mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan,” ujarnya.(*)
Editor : Hendra Efison