PADEK.JAWAPOS.COM-Universitas Negeri Padang (UNP) untuk pertama kalinya mengukuhkan dan mengambil sumpah 33 insinyur melalui Program Pendidikan Profesi Insinyur (PPI). Prosesi berlangsung khidmat di Auditorium UNP pada Kamis, 2 April 2026.
Momen ini menjadi sejarah penting bagi UNP dalam melahirkan tenaga profesional keinsinyuran yang siap bersaing serta berkontribusi bagi pembangunan bangsa.
Ketua panitia yang juga Ketua Program Studi Profesi Insinyur UNP, Dr. Ir. Fadhilah, S.Pd., M.Si., menyatakan bahwa pengukuhan Insinyur Angkatan I bukan hanya seremoni.
Ia menegaskan bahwa program tersebut merupakan wujud komitmen UNP dalam mencetak lulusan berkompetensi unggul dan berintegritas, sekaligus menjawab kebutuhan dunia kerja terhadap insinyur profesional yang adaptif di berbagai bidang.
Rektor UNP, Ir. Krismadinata, Ph.D., menambahkan bahwa pengukuhan ini merupakan langkah strategis menghadapi tantangan pembangunan nasional. Ia menegaskan bahwa profesi insinyur kini mensyaratkan kepemilikan Surat Tanda Registrasi Insinyur (STRI) sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014.
"Seorang insinyur tidak hanya dituntut menguasai kompetensi teknis, tetapi juga menjunjung integritas, etika profesi, serta memahami keselamatan kerja dan manajemen proyek," ingatnya.
Program Profesi Insinyur UNP yang berada di bawah Fakultas Teknik dirancang melalui kolaborasi dengan para praktisi guna menjawab kebutuhan lintas disiplin keinsinyuran.
Rektor juga mendorong para lulusan untuk terus mengembangkan diri, memperluas jejaring, dan menjaga citra profesional, termasuk dalam ruang digital, sebagai bagian dari kesiapan menghadapi persaingan global.
Dukungan datang dari Persatuan Insinyur Indonesia (PII). Ketua Wilayah Sumatera Barat, Ir. Muhammad Dien, ST., MT., IPU., ASEAN Eng, yang mengapresiasi langkah UNP dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui penyelenggaraan program profesi ini.
Dalam kesempatan yang sama, Prof. Ganefri menyampaikan pesan kepada para insinyur yang baru dikukuhkan. Ia bersyukur atas lahirnya angkatan pertama insinyur UNP dan menekankan bahwa gelar insinyur merupakan amanah untuk terus berkarya dan memberi dampak positif bagi masyarakat.
Ia juga menyoroti peluang melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang membuka akses luas bagi berbagai latar belakang keilmuan untuk masuk ke profesi insinyur.
Prof. Ganefri mengajak lulusan dan generasi muda untuk berani mengambil peran dalam profesi insinyur, melanjutkan pembelajaran tanpa batas, dan menjadikan keilmuan sebagai kekuatan bagi kemajuan bangsa.
"Saya optimistis kontribusi nyata para insinyur akan membawa Program Profesi Insinyur UNP menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia," katanya.(*)
Editor : Heri Sugiarto