Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Mawardi Roska: Jaga Kelestarian Potensi Kelautan

Yoni Syafrizal • Senin, 24 Juni 2024 | 09:43 WIB

POTENSI BESAR: Kapal nelayan Pessel saat bersandar di TPI Kambang, beberapa waktu lalu.(DOK YONI SYAFRIZAL)
POTENSI BESAR: Kapal nelayan Pessel saat bersandar di TPI Kambang, beberapa waktu lalu.(DOK YONI SYAFRIZAL)

PADEK.JAWAPOS.COM-Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) diberkahi dengan potensi kelautan yang luar biasa. Kekayaan laut ini dapat menjadi andalan masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup mereka. Namun, potensi ini hanya dapat dimanfaatkan secara optimal jika dijaga dan dilestarikan.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Pessel, Mawardi Roska menjelaskan kesadaran untuk menjaga dan melestarikan potensi kebaharian itu tidak saja ada pada pemerintah atau aparat terkait, tapi yang lebih penting lagi adalah dari masyarakat itu sendiri.

“Hingga saat ini Pemkab Pessel terus berupaya meningkatkan pengawasan terhadap praktik-praktik yang dapat merusak ekosistem laut. Pengawasan yang dilakukan itu adalah terhadap praktik pencurian ikan dengan menggunakan bom dan racun, pencemaran, sedimentasi, penambangan, pembangunan konstruksi pantai dan lain sebagainya,” kata Mawardi.

Menurut Mawardi jika ekosistem laut rusak, maka berimplikasi terhadap penurunan kualitas lingkungan. Dikatakan juga erosi pantai juga bisa memicu terjadinya kerusakan tempat pemijahan dan daerah asuhan ikan, berkurangnya populasi benur, nener dan produktivitas tangkap udang.

Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Pessel, Firdaus, menambahkan untuk mereduksi tingkat kerusakan ekosistem laut berupa terumbu karang dan penyu, maka beberapa pulau di daerah itu telah ditetapkan pula sebagai Kawasan Konservasi Laut Daerah (KKLD).

“Pulau-pulau itu antara lain, Pulau Penyu, Karabak Ketek, Karabak Gadang, Aur Besar dan Pulau Aur Kecil,” jelasnya.

Untuk pemantauan di lapangan, di beberapa pulau itu telah dibangun pula sarana dan prasarana pendukung kegiatan konservasi, seperti tempat penangkaran penyu, pos jaga dan dermaga dan lainnya.

“Kegiatan penangkaran penyu ini bertujuan agar tukik yang telah dewasa bisa dilepas kembali ke perairan umum. Sedangkan kegiatan transplantasi terumbu karang telah dilakukan pula di sejumlah pulau seperti Aur Besar dan Aur Kecil,” sebutnya.

Karena berbagai upaya itu, sehingga dia berharap kepada seluruh elemen yang ada di daerah itu agar ikut menjaga kelestarian alam bahari.

“Harapan ini saya sampaikan karena potensi yang cukup besar itu memang dapat dikembangkan sebagai kawasan wisata serta budidaya perikanan. Semua itu pada prinsipnya bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama sekali masyarakat nelayan,” timpalnya. (yon)

Editor : Novitri Selvia
#Dinas Perikanan dan Pangan Pessel #Mawardi Roska #Pemkab Pessel #firdaus