PADEK.JAWAPOS.COM- Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pesisir Selatan (Pessel) berhasil meringkus tiga pria yang diduga terlibat dalam aksi pencurian di tiga lokasi berbeda di wilayah Kecamatan IV Jurai.
Ketiganya diciduk pada Selasa (15/7) sekitar pukul 10.00, di dua lokasi berbeda, yakni Kampung Laban dan Kampung Luar Salido, Kenagarian Salido.
Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari tiga laporan polisi yang masuk secara bersamaan pada tanggal yang sama, masing-masing dengan nomor LP/84/VII/2025, LP/85/VII/2025, dan LP/86/VII/2025.
Kapolres Pessel AKBP Derry Indra melalui Kasat Reskrim AKP Yogie Biantoro menyebut, ketiga pelaku diduga melakukan pencurian pada malam hari dengan membobol ventilasi atau jendela menggunakan gergaji. Aksi mereka menyasar fasilitas pendidikan, rumah pribadi, dan fasilitas kesehatan.
“Lokasi pertama adalah STAI MA Bayang di Kampung Kincir, Kenagarian Sago. Kemudian rumah warga yang dijadikan MBG di Kampung Luar Salido, serta Puskesmas Lama Salido,” ujar AKP Yogie saat dikonfirmasi, Selasa (15/7).
Ketiga pelaku diketahui merupakan warga Kecamatan IV Jurai. Pelaku pertama berinisial TK (25), nelayan asal Kampung Laban, Kenagarian Salido.
Pelaku kedua, SF, 28, seorang pelajar dari Kampung Luar Salido. Dan pelaku ketiga, YF, 35, honorer yang juga berasal dari Kampung Luar Salido.
“Dari hasil pengembangan, mereka mengaku menjual barang-barang curian kepada pihak lain,” tambah Yogie.
Dari penangkapan tersebut, polisi mengamankan berbagai barang bukti, antara lain tabung gas LPG, gulungan kabel, mesin pemotong kayu, dua unit mesin bor, mesin gerinda, alat pemanas air, hard disk, kipas angin dinding, gergaji kayu, jam dinding, infokus dan dua unit speaker.
Selain mengamankan pelaku dan menyita barang bukti, polisi juga masih mengumpulkan keterangan dari para saksi untuk mendalami kasus ini lebih lanjut.
“Ketiga pelaku dan seluruh barang bukti telah kami bawa ke Unit Resum Satreskrim Polres Pesisir Selatan untuk menjalani proses hukum. Penyelidikan masih terus berjalan untuk memastikan apakah ada lokasi lain yang turut menjadi sasaran mereka,” tegas Yogie. (yon)
Editor : Novitri Selvia