PADEK.JAWAPOS.COM-Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pesisir Selatan (Pessel) kembali mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika di wilayah hukumnya.
Kali ini, tiga tersangka berhasil diamankan beserta barang bukti ganja dan sabu dalam dua penangkapan terpisah yang terjadi Jumat (18/7).
Kapolres Pessel, AKBP Derry Indra, melalui Kasatresnarkoba AKP Hardi Yasmar menjelaskan pada Minggu (20/7), bahwa pengungkapan pertama dilakukan pada Jumat sore sekitar pukul 16.30 WIB, di Kampung Lubuk Bay, Kenagarian Tanjung Durian, Kecamatan Bayang.
Saat itu, dua pria berinisial R, 45, dan N, 45, warga Kecamatan Bayang, diamankan saat berboncengan menggunakan sepeda motor. Penangkapan dilakukan setelah petugas menerima laporan dari masyarakat dan melakukan pengintaian di lokasi.
“Petugas yang sudah mengantongi informasi langsung mengamankan keduanya. Saat digeledah, ditemukan satu paket kecil ganja kering, satu paket kecil sabu, satu unit ponsel merek Vivo warna biru, dan satu unit sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi BA 3866 ZD,” terang AKP Hardi.
Kedua tersangka mengakui bahwa seluruh barang tersebut adalah milik mereka dan berada dalam penguasaan masing-masing. Masih di hari yang sama, pada pukul 22.30, pengungkapan kasus serupa kembali terjadi.
Kali ini di Kampung Air Terjun Lansano, Kenagarian Lansano, Kecamatan Sutera. Seorang pria berinisial Z, 33, warga Kampung Air Terjun, Kenagarian Taratak, Kecamatan Sutera, ditangkap saat penggerebekan di rumahnya.
“Dari rumah tersangka Z, polisi menyita satu paket kecil ganja kering, satu paket kecil sabu, satu alat hisap (bong), dan satu buah mancis. Ia juga mengakui bahwa seluruh barang bukti adalah miliknya,” ujar Hardi.
Ketiga tersangka kini telah diamankan di Mapolres Pessel untuk proses penyidikan lebih lanjut. Semua barang bukti disita, dan pihak kepolisian tengah melengkapi administrasi penyidikan.
“Kami berkomitmen penuh memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Pessel. Siapa pun yang terlibat akan kami tindak tegas. Kami juga mengimbau masyarakat untuk lebih aktif mengawasi anak dan remajanya agar tidak terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba,” tegas Hardi. (yon)
Editor : Novitri Selvia