Plt Kepala Pelaksana BPBD Pesisir Selatan, Mulyandri Dt Rajo Intan, mengatakan peristiwa puting beliung itu pertama kali dilaporkan Babinsa setempat kepada Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB).
Ia menjelaskan, angin kencang yang terjadi bersamaan dengan hujan lebat menerbangkan atap rumah warga dan menumbangkan satu pohon pinang.
Pohon tersebut menimpa satu unit rumah sehingga menyebabkan kerusakan sedang.
“Terjadi angin kencang atau puting beliung beserta hujan yang mengakibatkan 4 rumah warga rusak sedang. Kerusakan umumnya terjadi karena atap rumah terlepas, serta satu rumah tertimpa pohon pinang yang tumbang akibat kuatnya tiupan angin,” kata Mulyandri, Sabtu malam.
Menindaklanjuti laporan itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Pesisir Selatan dari Pos Ranah Pesisir diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen dan pendataan kerusakan guna memetakan kebutuhan darurat warga terdampak.
Proses penanganan di lapangan turut melibatkan personel TNI, Polri, aparat kecamatan, perangkat nagari, serta masyarakat sekitar.
Mereka bersama-sama membantu membersihkan material dan memastikan situasi tetap aman.
BPBD Pesisir Selatan mengimbau masyarakat tetap waspada mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Barat.(cc1)
Editor : Hendra Efison