PADEK.JAWAPOS.COM–Sebuah hunian semi permanen beserta usaha pencucian kendaraan lenyap dilalap si jago merah, Sabtu pagi (2/5/2026). Insiden terjadi di Kampung Gurun Panjang, Nagari Kapuh, Kecamatan XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan.
Pelaksana Tugas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pesisir Selatan, Dongki Agung Pribumi, membenarkan peristiwa tersebut. Laporan dari warga setempat masuk ke kantor pemadam kebakaran pada pukul 08.07 WIB.
"Setelah menerima laporan masyarakat, tim langsung meluncur ke lokasi kejadian," ujar Dongki dalam laporannya, Sabtu siang.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem, Gizi Kunci Ketahanan Tubuh
Petugas pemadam kebakaran menempuh jarak sekitar lima kilometer dengan waktu respons hanya tiga menit. Operasi penanggulangan dan pemadaman api berlangsung selama satu jam 33 menit, dimulai pukul 08.07 WIB hingga berakhir pukul 09.40 WIB.
Akibat peristiwa ini, satu unit bangunan semi permanen milik Nofal Radiandi (49), karyawan swasta yang berdomisili di Gurun Panjang Gedang, Kecamatan Koto XI Tarusan, mengalami kerusakan total. Aset yang hangus termasuk tempat usaha pencucian motor dan mobil milik korban.
Estimasi kerugian material mencapai Rp150 juta. Namun di tengah musibah, tim pemadam api berhasil menyelamatkan satu unit bangunan di sekitar lokasi kebakaran dengan nilai perkiraan Rp200 juta.
Baca Juga: Jengkol, Nikmat yang Perlu Dibatasi
Dongki menyebutkan bahwa penyebab munculnya api masih dalam tahap penyelidikan pihak berwenang. Upaya pemadaman dilaksanakan oleh Komandan Regu Tarusan bersama Regu C yang sedang bertugas piket, diperkuat oleh personel Regu B dan anggota Regu A pimpinan Bambang Aneka Putra. Operasi menggunakan armada kendaraan pemadam kebakaran unit Tarusan.
"Kondisi lokasi kejadian saat ini sudah terkendali dan dalam keadaan aman sesuai standar operasional prosedur," pungkas Dongki.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama pada bangunan semi permanen yang umumnya menggunakan material mudah terbakar. (cc1)
Editor : Adetio Purtama