“Keputusan mundur ini untuk memberikan kesempatan kepada Jalamus Yatim maju sebagai Ketua DPC Pesisir Selatan. Hal ini dilakukan agar mempercepat Ketum DPP Agus Harimurti Yudhoyono memberikan keputusan menunjuk Ketua DPC Pesisir Selatan, kalau calonnya banyak maka akan cukup lama dalam pengambilan keputusan,” katanya, Selasa (7/3).
“Apalagi saat ini, saya juga Ketua Komisi III DPRD Sumbar dan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumbar. Terlalu banyak habis waktu di Padang,” katanya.
Ali Tanjung mengaku bebannya sebagai wakil rakyat sudah berat. Dia khawatir tak mampu bekerja maksimal untuk memenangkan partai belambang mercy tersebut. Ia mengatakan ini semua adalah kemenangan Partai Demokrat.
Sebagai kader Demokrat, kata Ali, ia tidak akan mau diadu domba oleh siapapun. “Jamalus Yatim adalah adik saya. Saya mendukung beliau agar cepat dapat keputusan jadi Ketua DPC Partai Demokrat Pesisir Selatan,” katanya.
Ketua Komisi III DPRD Sumbar itu menjelaskan dirinya bukan kalah dalam pertarungan pemilihan Ketua DPC partai dalam Muscab serentak gelombang kedua tersebut. Menurut dia dalam AD/ART Partai Demokrat yang baru, Muscab hanya bisa mencalonkan dan merekomendasikan ketua DPC dan tidak lagi memutuskan.
“Dalam muscab, hanya tiga nama yang bisa diusulkan ke DPP dan selanjutnya, nama-nama tersebut, akan menjalani uji kepatutan dan kelayakan atau fit & proper test oleh Tim Lima,” katanya.
Ia menjelaskan tim lima itu sendiri terdiri dari Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Sekjen (Teuku Riefky Harsya),Kepala BPOKK (Herman Haeron), Ketua DPD Demokrat Sumbar (Mulyadi) dan Sekretaris DPD (Doni Harsiva Yandra).
“Dalam Muscab akhir pekan lalu, saya mengundurkan diri agar hanya satu nama yaitu Jamalus Yatim yang dikirim ke DPP,” katanya. Ia mengatakan Pemilu 2024 sudah semakin dekat dan dirinya tak ingin, banyak waktu dan energi yang dihabiskan dalam pemilihan tersebut.
“Alangkah lebih baik, itu semua diperuntukkan untuk memenangkan Partai Demokrat pada Pemilu 2024 nanti dan Setelah mengingat segala sesuatunya, saya menyatakan mengundurkan diri,” katanya. (rel) Editor : Novitri Selvia