PADEK.JAWAPOS.COM-Upaya intensif terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Agam untuk memastikan keamanan dan mutu pangan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Salah satunya melalui pengawasan langsung oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lubuk Basung 3.
Pengawasan dilakukan menyeluruh, mulai dari pemeriksaan bahan pangan segar, proses pengolahan, hingga sanitasi dan kelayakan fasilitas pendukung.
Baca Juga: Tambang Ilegal Kembali Makan Korban, Warga dan Walhi Lapor ke Komnas HAM
Ruang penyimpanan, peralatan, hingga dapur produksi tak luput dari pengecekan guna mencegah potensi cemaran.
Tak sekadar sidak, tim DKPP juga memberikan edukasi kepada pengelola terkait penerapan prinsip keamanan pangan.
Penekanan diberikan pada kebersihan peralatan, penggunaan air bersih, serta pencegahan kontaminasi silang.
Baca Juga: Dies Natalis ke-53, ITP Teguhkan Komitmen Jadi Institusi Berdampak Global
Kepala DKPP Agam, Rosva Deswira menegaskan seluruh tahapan pengelolaan pangan harus sesuai standar, dari penerimaan bahan baku hingga distribusi.
Ia juga menyoroti pentingnya pencatatan sederhana untuk mendukung penelusuran jika terjadi persoalan.
“Bahan harus dalam kondisi segar, sarana prasarana memenuhi syarat, dan sanitasi dijalankan secara konsisten,” tegasnya, Rabu (8/4).
Baca Juga: Tiku Selatan Berpeluang Jadi Kampung Nelayan Modern, Anggaran Rp24 Miliar Disiapkan
DKPP memastikan pengawasan tak berhenti di satu titik. Pemeriksaan akan dilakukan berkala agar kualitas pangan tetap terjaga dan tujuan peningkatan gizi masyarakat benar-benar tercapai.
Langkah ini dilakukan untuk menjamin pangan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) benar-benar aman dikonsumsi dan memenuhi standar mutu. (ptr)
Editor : Novitri Selvia