Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Si Jago Merah Hanguskan Rumah Semi Permanen

Safrizal Putra • Senin, 13 April 2026 | 10:49 WIB
Petugas Damkar Tanahdatar memadamkan api yang menghanguskan rumah semi permanen di kawasan Kotogading, Jorong Kotoalam, Nagari Tabekpatah, Kecamatan Salimpaung, Kabupaten Tanahdatar, Minggu (12/4). (DOK DAMKAR TANAHDATAR)
Petugas Damkar Tanahdatar memadamkan api yang menghanguskan rumah semi permanen di kawasan Kotogading, Jorong Kotoalam, Nagari Tabekpatah, Kecamatan Salimpaung, Kabupaten Tanahdatar, Minggu (12/4). (DOK DAMKAR TANAHDATAR)

PADEK.JAWAPOS.COM - Musibah kebakaran melanda satu unit rumah semi permanen di kawasan Kotogading, Jorong Kotoalam, Nagari Tabekpatah, Kecamatan Salimpaung, Kabupaten Tanahdatar pada Minggu (12/4).

Insiden yang terjadi pada siang hari tersebut mengakibatkan pemilik rumah mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp 100 juta.

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tanahdatar bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat. 

Kasat Damkar Tanahdatar melalui Plh Kabid Damkar Dendi Rendoni mengatakan penanganan di lapangan dilakukan secara intensif dengan melibatkan belasan personel. Pihaknya menginstruksikan tim dari posko terdekat untuk segera melakukan pemadaman total.

“Kami mengerahkan dua unit mobil pemadam, masing-masing satu unit dari Posko Salimpaung dan satu unit dari Mako Batusangkar. Sebanyak 13 personel diterjunkan ke lokasi untuk menjinakkan api yang membakar bangunan semi permanen tersebut,” ujar Dendi Rendoni saat memberikan keterangan melalui pesan WhatsApp, Minggu (12/4).

Dendi menjelaskan objek yang terbakar adalah sebuah hunian berukuran sekitar 12 × 6 meter persegi. Rumah tersebut dihuni oleh dua Kepala Keluarga (KK) dengan total tujuh orang anggota keluarga yang kini harus kehilangan tempat tinggal akibat kerusakan berat.

Baca Juga: BOM Run 2026 Diluncurkan, Wawako Padang Dorong Gaya Hidup Sehat dan Wisata

“Rumah yang terdampak dihuni oleh Bapak Defrizal, 45 dan Yogi, 25. Beruntung, dalam kejadian ini tidak ada laporan adanya korban luka-luka maupun korban jiwa, semua penghuni berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar,” lanjut Dendi.

Mengenai penyebab pasti kebakaran, pihak Damkar belum bisa memberikan kesimpulan secara mendalam. Hingga saat ini, penyelidikan masih diserahkan kepada pihak kepolisian guna mengetahui pemicu awal munculnya api di rumah tersebut.

“Untuk penyebab kejadian, saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak yang berwajib. Fokus utama kami di lapangan tadi adalah memastikan situasi aman terkendali dan melakukan pendinginan agar tidak ada api tersembunyi,” tambah Dendi.

Keberhasilan pemadaman ini juga didukung oleh kerja sama lintas sektor di lapangan. Selain petugas Damkar, terlihat satu personel kepolisian dan satu petugas PLN yang ikut membantu mengamankan arus listrik di lokasi kejadian agar proses evakuasi berjalan lancar.


Operasi pemadaman dinyatakan selesai setelah petugas melakukan penyisiran di setiap sudut bangunan yang rusak berat.

Kini, keluarga terdampak membutuhkan perhatian dan bantuan karena kondisi rumah yang tidak lagi layak huni. Masyarakat setempat juga dihimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya kebakaran yang bisa terjadi sewaktu-waktu di lingkungan pemukiman. (cc8)

Editor : Adriyanto Syafril
#kebakaran