PADEK.JAWAPOS.COM - Sebanyak 15 satuan pendidikan di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) yang rusak akibat bencana alam mulai direvitalisasi melalui program pemerintah pusat dengan total anggaran Rp 11.009.417.152.
Program ini menyasar enam PAUD dan sembilan Sekolah Dasar (SD) yang tersebar di sejumlah kecamatan terdampak. Melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Pemerintah Kabupaten Pasbar memastikan bahwa pemulihan sektor pendidikan tidak sekadar membangun kembali bangunan, tetapi juga memulihkan semangat belajar generasi muda.
Enam PAUD yang menerima bantuan tersebut antara lain TK Al Ikhlas dan TK IT Raudhatul Jannah di Sasak Ranah Pasisia, TK Lailil Adnin di Sungai Beremas, hingga TK Mutiara Bunda di Sungaiaur.
Sementara itu, sembilan SD penerima tersebar di berbagai wilayah seperti Ranahbatahan, Sungaiberemas, Lembahmelintang, hingga Kinali.
Kepala Dinas Pendidikan Pasbar Imter Pedri menuturkan bahwa proses penetapan sekolah penerima bantuan dilakukan secara cermat dan terukur. Dimulai dari pendataan oleh pemerintah daerah, kemudian diverifikasi langsung oleh tim teknis pusat.
Dari total anggaran tersebut, Rp 5.290.801.000 diperuntukkan bagi PAUD sementara Rp 5.718.616.152 diterima untuk sekolah dasar. Investasi ini bukan hanya soal angka, tetapi tentang masa depan ribuan anak yang kembali memiliki ruang belajar yang aman dan layak.
Menariknya, proses revitalisasi dilakukan dengan sistem swakelola. Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdik Pasbar Idris, menjelaskan dana langsung disalurkan ke rekening masing-masing sekolah dengan mekanisme pencairan dua tahap. Pendekatan ini memberi ruang partisipasi aktif bagi pihak sekolah dalam mengelola pembangunan, sekaligus mempercepat realisasi di lapangan. (rel/cr6)
Editor : Adriyanto Syafril