Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Balita Korban Dugaan Kekerasan dapat Perhatian Serius

Dila Kartika Sari • Sabtu, 2 Mei 2026 | 09:20 WIB
Wakil Bupati Solok H. Candra, bersama Ketua GOW Ny. Lian Octavia Candra saat menjenguk balita korban dugaan penganiayaan di RSUD Arosuka, Kamis (30/4). (DOK PEMKAB SOLOK)
Wakil Bupati Solok H. Candra, bersama Ketua GOW Ny. Lian Octavia Candra saat menjenguk balita korban dugaan penganiayaan di RSUD Arosuka, Kamis (30/4). (DOK PEMKAB SOLOK)

PADEK.JAWAPOS.COM - Pemerintah Kabupaten Solok kembali menunjukkan komitmennya dalam melindungi anak-anak melalui kunjungan Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I., bersama Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Solok, Ny. Lian Octavia Candra.

Didampingi Direktur RSUD Arosuka, rombongan menjenguk Sherlyn, seorang balita perempuan berusia tiga tahun yang diduga menjadi korban penganiayaan oleh ayah tirinya.

Insiden tersebut terjadi saat korban dalam perjalanan menggunakan bus menuju kampung halamannya di Surian, Kecamatan Pantai Cermin, Kamis (30/4).

 Berdasarkan keterangan ibu korban, kekerasan dilakukan secara terbuka di hadapannya, dengan pelaku menampar anak tersebut.

Pelaku bahkan mengklaim tindakannya sebagai “pengobatan” terhadap dugaan pengaruh santet pada anak. Alasan tersebut memicu kecemasan luas dari berbagai kalangan, termasuk pemerintah daerah yang segera bertindak untuk memastikan keselamatan korban.

Saat kunjungan, Wabup Candra tampak terharu melihat kondisi Sherlyn. Ia mengungkapkan kesedihannya setelah menyaksikan video dan foto kejadian yang sempat viral. “Saya menitikkan air mata melihat penderitaan anak ini. Sungguh menyedihkan. Anak seusianya berhak mendapatkan kasih sayang, bukan kekerasan,” ujarnya dengan suara bergetar.

Wabup juga menekankan pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam melindungi anak dari ancaman kekerasan. Ia mengimbau warga untuk segera melaporkan setiap dugaan kekerasan kepada aparat atau pejabat setempat.

“Jika menemui kasus serupa, segera hubungi kerabat dekat, wali nagari, atau pemerintah desa. Jangan biarkan situasi memburuk,” tegasnya

Sebagai tindak lanjut, Wabup Candra berkoordinasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk memberikan santunan kepada korban. Ia juga meminta RSUD Arosuka memberikan perawatan terbaik, termasuk kemungkinan rujukan ke rumah sakit di Padang jika diperlukan.

“Kami mendukung penuh, dan saya siap mengatur rujukan ke Padang agar berjalan lancar,” katanya.

 

Sementara itu, pihak kepolisian telah menahan tersangka untuk diproses secara hukum. Kunjungan tersebut ditutup dengan penyerahan bantuan dari Ny. Lian Octavia Candra kepada ibu korban sebagai bentuk solidaritas dan dukungan emosional. Ia juga mendoakan agar Sherlyn segera pulih dan dapat kembali menikmati masa kanak-kanak yang aman serta penuh kasih sayang. (cr8)

Editor : Adriyanto Syafril
#kekerasan anak #kabupaten solok