Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Bupati Welly: Tindak Tegas Penyalahgunaan Kendaraan Dinas

Willian. • Selasa, 5 Mei 2026 | 07:08 WIB
Bupati Pasaman Welly Suhery memberikan arahan saat Apel Organik di halaman Kantor Bupati Pasaman, Senin (4/5). Bupati memperingatkan ASN agar disiplin dan bertanggung jawab dalam pengelolaan aset. (DOK PROKOPIM PASAMAN)
Bupati Pasaman Welly Suhery memberikan arahan saat Apel Organik di halaman Kantor Bupati Pasaman, Senin (4/5). Bupati memperingatkan ASN agar disiplin dan bertanggung jawab dalam pengelolaan aset. (DOK PROKOPIM PASAMAN)

PADEK.JAWAPOS.COM - Bupati Pasaman, Welly Suhery, mengeluarkan peringatan keras kepada jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Bupati Pasaman, Senin (4/5). Ia menyoroti berbagai persoalan mendasar, mulai dari peningkatan kinerja, laporan satu tahun program unggulan (progul), optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), hingga penguatan budaya kerja aparatur.

Di hadapan pejabat eselon II, III, IV, serta seluruh ASN, Welly mengungkap temuan serius terkait ketidaktertiban pengelolaan aset daerah, khususnya kendaraan dinas. Ia menyebut kendaraan dinas tidak dimanfaatkan sebagaimana mestinya, tidak dilengkapi dokumen, serta tidak mematuhi ketentuan dalam Surat Edaran (SE) yang telah ditetapkan.

Temuan tersebut mencakup kendaraan dinas yang tidak diparkir di garasi, tidak menggunakan stiker logo Pasaman, serta tidak dilengkapi dokumen resmi kendaraan. Welly menegaskan bahwa pelanggaran dalam penggunaan kendaraan dinas tidak bisa dibiarkan karena berkaitan langsung dengan akuntabilitas kinerja aparatur.

“Saya tegaskan, semua kegiatan yang tidak disiplin, menggunakan aset tidak pada tempatnya, dan di luar dasar hukum yang sah, jangan dimainkan. Tanpa persetujuan kepala daerah, itu bisa berujung pada masalah hukum,” ujar Welly dengan nada serius.

Ia juga memerintahkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, khususnya Bidang Aset dan Akuntansi pada Badan Keuangan Daerah (Bakeuda), untuk segera mengambil langkah konkret.

“Agar Bakeuda mengoordinir, melakukan pengawasan langsung, dan mengambil langkah tegas sesuai ketentuan yang berlaku mulai hari ini,” tegasnya.

Menurut Welly, pengelolaan aset daerah harus dilakukan secara disiplin dan penuh tanggung jawab karena berhubungan erat dengan capaian kinerja secara keseluruhan. “Bagaimana mungkin kinerja akan baik jika aparaturnya tidak disiplin dan tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

Percepat Optimalisasi PAD

Selain menyoroti pengelolaan aset, Welly juga menekankan pentingnya percepatan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia meminta seluruh program dan kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan PAD segera dipacu.

“Saya juga meminta agar segera diadakan rapat khusus percepatan guna memastikan langkah-langkah konkret berjalan, sehingga seluruh target dapat dicapai sesuai jadwal,” katanya.

 

Terkait pola kerja, Bupati Welly mengingatkan seluruh jajaran agar bekerja secara cepat dan terukur. “Kita tidak memiliki ruang untuk bekerja lambat. Setiap capaian harus dapat dibuktikan secara terukur,” pungkasnya. (wni)

Editor : Adriyanto Syafril
#kendaraan dinas #kabupaten pasaman