Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pancasila Harus Hidup dalam Generasi Muda

ZikriNiati ZN • Selasa, 2 Juni 2026 | 08:23 WIB
Wali Kota Pariaman Yota Balad  saat Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di halaman Balaikota Pariaman, Senin (1/6). (DOK PEMKO PARIAMAN)
Wali Kota Pariaman Yota Balad saat Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di halaman Balaikota Pariaman, Senin (1/6). (DOK PEMKO PARIAMAN)

PADEK.JAWAPOS.COM - Pemerintah Kota Pariaman menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman Balaikota Pariaman, Senin (1/6). Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.

Wali Kota Pariaman Yota Balad mengatakan, Juni merupakan salah satu bulan bersejarah bagi bangsa Indonesia karena menjadi momentum memperingati Hari Lahir Pancasila.

Menurutnya, Hari Lahir Pancasila memiliki makna historis yang sangat penting karena menjadi titik awal pembentukan jati diri bangsa Indonesia sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat. “Melalui momentum ini, kami berharap generasi muda dapat menerapkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Yota Balad.

Pada kesempatan tersebut, Yota Balad juga membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi.

Dalam sambutan itu ditegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momen refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dalam jiwa setiap insan Indonesia. BPIP menilai Pancasila merupakan “jangkar moral” bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik dunia.

Karena itu, seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda sebagai penjaga masa depan, diajak menjadikan Pancasila sebagai living ideology atau ideologi yang hidup dan hadir dalam praktik keseharian.

“Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah,” demikian kutipan sambutan BPIP.

BPIP juga mengajak seluruh masyarakat meneguhkan kembali komitmen kebangsaan serta menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas, semangat persatuan, dan nilai-nilai kemanusiaan. “Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di republik yang kita cintai,” tutup sambutan tersebut.

Dalam upacara itu, Pejabat Sementara (PS) Kabag SDM Polres Pariaman AKP Syafrizal bertindak sebagai perwira upacara, sementara Kanit Gakkum Satlantas Polres Pariaman Randi Permana menjadi komandan upacara.

Pembacaan teks UUD 1945 dilakukan Ketua DPRD Kota Pariaman Muhajir Muslim. Adapun pengibaran bendera Merah Putih dilaksanakan oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) Kota Pariaman Tahun 2025

Usai upacara, Wali Kota Pariaman menyerahkan medali, hadiah, dan trofi bergilir kepada para pemenang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SD dan SMP se-Kota Pariaman, Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat SD dan SMP se-Kota Pariaman, serta Lomba Olahraga Tradisional tingkat SD/MI se-Sumatera Barat.

Pada kesempatan yang sama, Yota Balad didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Padang Pariaman juga menyerahkan secara simbolis santunan kematian kepada ahli waris pekerja rentan Dinas PerkimLH melalui Program Tuwai Ketan sebesar Rp 42 juta.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Pariaman, Herry Asmanto, mengatakan santunan tersebut diharapkan dapat membantu keberlangsungan hidup keluarga yang ditinggalkan. “Kami berharap santunan sebesar Rp42 juta ini dapat dimanfaatkan oleh ahli waris untuk usaha maupun melanjutkan pendidikan anak,” ujarnya. (nia)

Editor : Adriyanto Syafril
#pancasila #hari lahir pancasila #bpip #pemko pariaman