PADEK.JAWAPOS.COM - Akses jalan Labuahsampik-Kayupasak di ruas Palembayan-Padang Kotogadang KM 135+100 yang sebelumnya terputus akibat longsor, kini kembali bisa dilalui. Jalur tersebut dibuka melalui pengalihan trase sementara pada Kamis (25/6), sehingga mobilitas masyarakat kembali berjalan sambil menunggu pembangunan jalan permanen.
Pembukaan jalur sementara itu merupakan tindak lanjut instruksi Bupati Agam Benni Warlis kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Agam agar segera berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR), mengingat ruas jalan tersebut merupakan kewenangan pemerintah provinsi.
Kepala Dinas PUTR Kabupaten Agam, Ofrizon, mengatakan pembukaan trase sementara dilakukan sebagai solusi cepat agar akses transportasi masyarakat tidak terputus terlalu lama.
“Alhamdulillah, pengalihan trase sementara sudah dapat dilakukan. Jalur ini menjadi pengganti jalan yang putus sehingga masyarakat kembali bisa melintas sambil menunggu pembangunan jalan permanen,” ujarnya.
Sebelumnya, badan jalan di kawasan Labuahsampik, Jorong Gunggun, Nagari Salarehaia, Kecamatan Palembayan, ambles sedalam sekitar 15 meter setelah diguyur hujan berintensitas tinggi. Kondisi itu menyebabkan akses kendaraan roda empat dari Palembayan menuju Bukittinggi sempat lumpuh.
Menurut Ofrizon, pembangunan jalan permanen tetap menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Namun, Pemerintah Kabupaten Agam akan terus memperkuat koordinasi agar penanganan dapat dipercepat.
“Atas arahan Bapak Bupati, kami terus berkoordinasi dengan Dinas BMCKTR Sumbar. Keselamatan masyarakat dan kelancaran aktivitas menjadi prioritas utama,” katanya.
Ia menambahkan, pembukaan jalur sementara menjadi bukti sinergi yang baik antara Pemerintah Kabupaten Agam dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam merespons dampak bencana.
Meski jalur sudah bisa dilalui, masyarakat diminta tetap berhati-hati saat melintas karena kondisi cuaca masih berpotensi hujan dan lokasi berada di kawasan rawan longsor.
“Kami mengimbau pengguna jalan mengurangi kecepatan, mematuhi rambu-rambu, serta mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama,” tutup Ofrizon. (ptr)
Editor : Adriyanto Syafril