PADEK.JAWAPOS.COM -- Arus lalu lintas di Jalan Lintas Sumatera Barat–Riau sempat terganggu setelah sebatang pohon berukuran besar tumbang akibat diterpa angin kencang di Jorong Simpang Aia Putiah, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Kamis (16/7) dini hari.
Pohon yang tumbang sekitar pukul 03.00 WIB itu melintang dan menutupi lebih dari separuh badan jalan pada salah satu jalur nasional penghubung Sumatera Barat dengan Riau. Akibatnya, kendaraan dari kedua arah harus melintas secara bergantian hingga proses pembersihan selesai dilakukan.
Meski sempat menghambat arus lalu lintas, tidak ada korban jiwa maupun kerusakan kendaraan dalam peristiwa tersebut. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Limapuluh Kota, Zaimar Hakim, mengatakan pohon tumbang diduga dipicu angin kencang yang melanda kawasan tersebut.
“Begitu menerima laporan pada pukul 09.00 WIB, tim BPBD langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Material pohon yang menutupi badan jalan segera dievakuasi agar akses lalu lintas kembali normal,” ujar Zaimar Hakim.
Menurutnya, proses evakuasi dilakukan menggunakan mesin gergaji (chainsaw) dan golok tebas untuk memotong batang serta ranting pohon yang melintang di jalan. Selanjutnya, potongan kayu dipindahkan ke bahu jalan agar tidak lagi menghambat kendaraan yang melintas.
Lokasi kejadian berada di Jorong Simpang Aia Putiah, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, tepat di ruas Jalan Lintas Sumbar–Riau. Selama proses pembersihan berlangsung, arus kendaraan diberlakukan bergantian karena sebagian badan jalan masih tertutup material pohon.
Zaimar menyebut koordinasi cepat antara BPBD Kabupaten Limapuluh Kota dan petugas PLN Harau mempercepat proses penanganan di lapangan. Personel BPBD yang diterjunkan antara lain Dedet, Erwin, Arif, dan Robi, dibantu petugas PLN Harau.
“Alhamdulillah, material pohon berhasil dievakuasi seluruhnya dan akses Jalan Lintas Sumbar–Riau kini sudah kembali normal. Kami mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan, agar tetap meningkatkan kewaspadaan saat melintas di daerah yang banyak ditumbuhi pohon, terutama ketika cuaca ekstrem seperti angin kencang dan hujan deras,” katanya.
BPBD Kabupaten Limapuluh Kota juga mengimbau masyarakat segera melaporkan apabila menemukan pohon yang berpotensi tumbang maupun kejadian bencana lainnya agar dapat segera ditangani sehingga risiko terhadap keselamatan pengguna jalan dan warga sekitar dapat diminimalkan. (rid)
Editor : Adriyanto Syafril