Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Parade Planet di Akhir Februari, Fenomena Alam Menjelang Ramadhan 2025

M Algredi • Kamis, 27 Februari 2025 | 14:30 WIB

Ilustrasi menyambut Ramadhan.
Ilustrasi menyambut Ramadhan.
PADEK.JAWAPOS.COM--Pada akhir Februari 2025, dunia akan disuguhkan dengan pemandangan langka yang dikenal sebagai parade planet. Fenomena ini melibatkan tujuh planet yang tampak sejajar di langit malam, yaitu Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

Parade planet ini dianggap sebagai salah satu fenomena alam paling menakjubkan menjelang bulan Ramadhan tahun 2025 kali ini.

Meskipun planet-planet ini sebenarnya berada pada jarak yang sangat jauh satu sama lain, dari perspektif Bumi, mereka tampak berada dalam satu garis lurus.

Fenomena ini terjadi karena planet-planet di tata surya kita mengorbit Matahari pada bidang yang hampir sama, sehingga kadang-kadang mereka tampak sejajar dari Bumi.

Parade planet tidak memiliki frekuensi yang tetap karena tergantung pada posisi dan orbit planet-planet di tata surya. Biasanya, parade planet dapat terjadi setiap beberapa tahun sekali, tetapi konfigurasi spesifik dan jumlah planet yang terlibat dapat bervariasi.

Seperti pernah terjadi sebelumnya pada tahun 2022 dan 2020, tetapi tidak melibatkan sebanyak tujuh planet seperti yang akan terlihat pada 2025.

Konjungsi adalah fenomena di mana dua atau lebih planet tampak sangat dekat satu sama lain di langit dari perspektif Bumi. Parade planet sering kali mencakup beberapa konjungsi planet.

Misalnya, dalam parade planet 2025, Venus dan Jupiter akan berada dalam konjungsi dekat, tampak sangat dekat satu sama lain di langit malam.

Fase Bulan juga bisa mempengaruhi tampilan parade planet. Bulan sabit atau Bulan purnama dapat membuat pengamatan planet-planet menjadi lebih menarik.

Pada akhir Februari 2025, Bulan akan berada dalam fase Bulan sabit awal, memberikan langit yang lebih gelap dan ideal untuk pengamatan planet.

Meskipun tidak selalu terjadi bersamaan dengan parade planet, keberadaan hujan meteor dapat menambah keindahan fenomena ini. Di sekitar waktu parade planet, hujan meteor seperti Delta Cancrids dapat memberikan tampilan tambahan di langit malam.

Para ahli astronomi menyatakan bahwa parade planet tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kondisi di Bumi. Meskipun tampak mengesankan, planet-planet ini tetap berada pada jarak yang sangat jauh dari Bumi, sehingga gravitasi mereka tidak memiliki dampak besar terhadap kehidupan di planet kita.

Baca Juga: 7 Ciri Pasangan yang Lebih Nyaman dengan Keuangan Terpisah, Apakah Kamu Salah Satunya?

Namun, parade planet ini memberikan kesempatan unik bagi kita untuk menyaksikan keindahan alam semesta dan meningkatkan pemahaman kita tentang tata surya.

Fenomena ini akan terlihat dengan baik pada 28 Februari 2025, tetapi pengamatan dapat dilakukan beberapa hari sebelum dan sesudah tanggal tersebut. Waktu terbaik untuk melihat parade planet adalah setelah Matahari terbenam, sekitar pukul 18:10 waktu setempat.

Carilah tempat yang memiliki pandangan luas ke langit barat daya, jauh dari polusi cahaya kota. Tempat-tempat seperti taman terbuka, pegunungan, atau daerah pedesaan sering kali merupakan lokasi terbaik untuk pengamatan astronomi.

Merkurius, Venus, Mars, dan Jupiter dapat terlihat dengan mata telanjang, untuk melihat Saturnus, Uranus, dan Neptunus dengan lebih jelas, akan memerlukan teleskop atau teropong.

Gunakan aplikasi astronomi seperti Star Walk, SkyView, atau Stellarium untuk membantu Anda menemukan posisi planet-planet di langit malam.

Parade planet pada akhir Februari 2025 adalah salah satu fenomena alam yang paling istimewa menjelang bulan Ramadhan tahun ini.

Fenomena ini memberikan kesempatan unik bagi kita untuk menyaksikan keindahan alam semesta. Pastikan untuk mempersiapkan peralatan yang diperlukan dan mencari lokasi yang baik untuk menikmati pemandangan spektakuler ini. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Adetio Purtama
#planet #fenomena alam #parade planet