Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Tasya Zita Juara Padang Fashion Summit 2025, Angkat Sulam Sisiak Ikan Jadi Busana Modern

Hendra Efison • Minggu, 3 Agustus 2025 | 17:53 WIB

Tasya Zita raih Juara I Padang Fashion Summit 2025 berkat desain “Menyulam Langkah” yang angkat motif sulam Sisiak Ikan dengan gaya modern.
Tasya Zita raih Juara I Padang Fashion Summit 2025 berkat desain “Menyulam Langkah” yang angkat motif sulam Sisiak Ikan dengan gaya modern.
PADEK.JAWAPOS.COM–Tasya Zita berhasil meraih Juara I dalam ajang Padang Fashion Summit 2025 yang digelar di Bagindo Aziz Chan Youth Center, Kota Padang, Minggu (3/8/2025).

Karyanya yang mengangkat tema “Menyulam Langkah” mencuri perhatian dewan juri lewat paduan unsur budaya lokal dan sentuhan modern yang kuat secara estetika maupun filosofis.

Busana rancangan Tasya terinspirasi dari sulam Sisiak Ikan, salah satu kekayaan tradisi Kota Padang yang biasanya digunakan dalam selendang adat Koto Gadang. Lewat desain ini, Tasya berupaya menghidupkan kembali motif tersebut dalam tampilan yang lebih kasual dan kontekstual.

“Sulam ini biasanya hanya ditemukan pada selendang adat Koto Gadang dan kini mulai jarang digunakan. Ini perdana bagi saya ikut ajang fashion. Rasanya bangga dan bersyukur bisa meraih juara. Banyak proses dan pelajaran yang saya dapatkan,” ujar Tasya usai pengumuman pemenang.

Sebelum tampil di Padang Fashion Summit, Tasya terlebih dahulu terpilih sebagai finalis dalam ajang Padang Young Design yang diselenggarakan oleh Dekranasda Kota Padang. Tahun ini, motif sulam ikan sisiak menjadi tema utama lomba.

Dalam proses pembekalan, para finalis mendapatkan pelatihan dari desainer profesional, mencakup pengembangan konsep dan pengolahan unsur budaya ke dalam rancangan busana.

Tasya menjelaskan bahwa sulam Sisiak Ikan bukan hanya dijadikan elemen dekoratif, tetapi juga simbol perjalanan anak muda dalam menemukan jati diri. Ia memilih motif abstrak untuk merepresentasikan pemikiran yang kompleks dan dinamis.

“Saya memilih motif abstrak untuk menggambarkan pemikiran anak muda yang sedang melangkah mencari jati diri. Kadang ragu, kadang plin-plan. Makanya desain ini dinamakan Menyulam Langkah, dengan gaya minimalist edgy with cultural,” jelasnya.

Secara filosofi, busana tersebut menggambarkan perjalanan hidup yang tidak selalu lurus namun penuh makna. Potongan tegas, detail sulam tangan, serta gaya minimalis memperkuat pesan yang ingin disampaikan.

Proses pengerjaan desain ini diakui tidak mudah, terutama pada bagian penyulaman yang membutuhkan ketelitian tinggi. Namun Tasya tetap konsisten menyelesaikannya hingga akhirnya tampil layak di panggung Padang Fashion Summit.

Desain karya Tasya ditampilkan oleh seorang model dengan performa percaya diri dan energik yang turut memperkuat kesan visual dan pesan dari busana tersebut.

Dalam ajang ini, Juara II diraih oleh Salsabila Hadrat, Juara III oleh Rizka Afriyuni. Penghargaan kategori lainnya diraih oleh Chintya Atmajayanti (Favorit), Hakim Arif Billah (Best Sewing), dan Hengki Romeo (Best Concept).(*)

Editor : Hendra Efison
#Sulam Sisiak Ikan Jadi Busana Modern #Juara Padang Fashion Summit 2025 #Tasya Zita