Tidak hanya di Kota Padang, permintaan terhadap Aglonema juga datang dari sejumlah daerah lain seperti Bukittinggi, Solok, dan sekitarnya.
Salah satu penjual tanaman hias di kawasan Lubuk Minturun Kota Padang, Dewi Sartika (45), menyebutkan tren penjualan Aglonema meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Ia telah berjualan tanaman hias sejak 2007.
“Bunga Aglonema yang saya jual bibitnya berasal dari Thailand. Harganya bervariasi, mulai dari Rp100.000 tergantung jenisnya. Pembeli datang dari berbagai daerah di Sumatera Barat,” ujar Dewi saat ditemui Sabtu (25/10/2025).
Aglonema atau yang sering disebut “Sri Rezeki” ini tidak hanya berfungsi sebagai penghias ruangan, tetapi juga memberikan kesan segar dan menenangkan di lingkungan rumah.
Tren ini menunjukkan bahwa minat masyarakat Sumbar terhadap tanaman hias terus tumbuh seiring meningkatnya kesadaran akan keindahan dan kenyamanan hunian.(cr3)
Editor : Hendra Efison