Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Viral di Medsos Air Sungai Ombilin Biru Kehijauan, Mirip Sungai Aare Swiss dari Pelepasan Danau Singkarak

Randi Zulfahli • Jumat, 5 Desember 2025 | 13:44 WIB

Aliran air Danau Singkarak di Sungai Ombilin mendadak jernih berwarna biru kehijauan mirip di Swiss. (Foto: Tiktok @Yancesco)
Aliran air Danau Singkarak di Sungai Ombilin mendadak jernih berwarna biru kehijauan mirip di Swiss. (Foto: Tiktok @Yancesco)
PADEK.JAWAPOS.COM—Fenomena tak biasa telah memicu perhatian publik dan menjadi viral di medsos setelah aliran air dari Danau Singkarak, Sumatera Barat, tampak berubah menjadi sangat jernih dengan nuansa biru kehijauan.

Perubahan drastis pada air Sungai Ombilin di Kota Sawahlunto ini sontak dibandingkan dengan keindahan ikonik Sungai Aare atau Aar di Swiss, memicu decak kagum warganet.

Sungai Ombilin, yang berfungsi sebagai saluran pelepasan air dari Danau Singkarak, dikenal memiliki warna keruh.

Namun, warga di sekitar aliran sungai dibuat terheran-heran ketika air mendadak menampilkan kejernihan memukau layaknya destinasi wisata luar negeri.

Rekaman video yang memperlihatkan kejernihan Batang Ombilin ini menyebar luas di berbagai platform, termasuk Instagram dan TikTok.

Salah satu akun Tiktok, @Yancesco, turut mengunggah fenomena tersebut dengan narasi, "Sungai Ombilin yang merupakan air pelepasan dari Danau Singkarak sekarang seperti sungai Aare di Swiss yang biru air nya," sebagaimana dikutip, Jumat (5/12/2025).

Warganet lain menanggapi dengan pandangan filosofis, "Di balik musibah pasti ada hikmahnya kalau kita sabar ikhlas menerima ketetapan yang dari Allah."

Kejadian langka ini ternyata merupakan dampak langsung dari upaya mitigasi bencana yang dilakukan oleh otoritas terkait.

Peningkatan debit air Danau Singkarak akibat cuaca ekstrem belakangan ini telah memaksa dilakukannya pelepasan air.

Wali Nagari Batu Taba, Kecamatan Batipuh Selatan, Tanahdatar, Destriyanto, membenarkan bahwa pelepasan air ini dilakukan karena volume air Danau Singkarak telah melebihi debit normal.

"Pintu air di Sungai Ombilin harus dibuka lantaran debit air yang tinggi di Danau Singkarak. Banjir telah membuat daerah sekitar sungai Ombilin dan Salingka Danau Singkarak terdampak," jelas Destriyanto, Rabu Sore.

Ia menambahkan, pembukaan pintu air tersebut telah dilakukan sejak tiga hari lalu untuk mencegah naiknya air ke rumah-rumah penduduk.

Mengenai perubahan warna, Destriyanto memberikan pandangan ilmiah dan teknis. Menurutnya, air yang dilepaskan ke Batang Ombilin adalah lapisan air bagian atas yang cenderung lebih jernih.

"Air yang keluar itu air yang jernihnya, yang tidak jernih tinggal di dalam," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa mekanisme pelepasan air diatur sedemikian rupa. Pintu air yang dibuka hanya bagian atas, dan di depannya terdapat tembok beton sebelum air dilepaskan ke Batang Ombilin.

Ia juga mengakui bahwa hingga saat ini, di wilayahnya, air Sungai Ombilin yang keluar masih didominasi warna kehijauan, namun ia sendiri tidak dapat memastikan unsur apa yang menyebabkan air tersebut berwarna demikian. (cc1)

Editor : Hendra Efison
#Viral media sosial #sungai ombilin #fenomena jernih #Danau Singkarak