Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Studi University of Essex: Anak Sulung Perempuan Dinilai Punya Kepemimpinan dan Empati Tinggi

Mengki Kurniawan • Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:33 WIB

Menikahi anak sulung perempuan disebut sebagai keputusan terbaik menurut studi. (Foto: Pinterest)
Menikahi anak sulung perempuan disebut sebagai keputusan terbaik menurut studi. (Foto: Pinterest)
PADEK.JAWAPOS.COM—Perbincangan mengenai karakter anak sulung perempuan kembali viral di media sosial setelah sejumlah konten edukasi mengaitkannya dengan kualitas kepemimpinan dan kemandirian dalam hubungan.

Data ilmiah yang dirilis tahun 2017 menjadi rujukan utama dalam diskusi tersebut.

Sebuah studi perilaku dari University of Essex menyebutkan bahwa putri sulung cenderung memiliki tingkat ketelitian, empati, dan kepemimpinan yang lebih tinggi dibandingkan saudara kandungnya.

Temuan ini kemudian banyak dikaitkan dengan anggapan bahwa mereka memiliki fondasi karakter kuat dalam membangun komitmen jangka panjang.

Fenomena tersebut disebut bukan sekadar mitos, melainkan terbentuk dari proses panjang sejak masa kanak-kanak.

Sebagai anak pertama, mereka kerap memikul tanggung jawab tambahan di dalam keluarga sehingga terbiasa menjadi sosok yang bisa diandalkan dalam berbagai situasi.

Secara psikologis, anak sulung perempuan sering berperan sebagai pelindung dan pengatur dalam rumah tangga, termasuk membantu orang tua mengurus adik atau mengelola urusan keluarga sejak usia dini.

Pola tanggung jawab yang muncul lebih awal ini dinilai membentuk kemandirian serta ketahanan emosional yang lebih matang dibandingkan rata-rata saudara lainnya.

Kemandirian tersebut disebut lahir dari tuntutan keadaan, bukan sekadar pilihan pribadi, karena mereka belajar menghadapi tekanan dan menyelesaikan persoalan keluarga lebih cepat dari usia yang seharusnya.

Proses inilah yang kemudian dianggap mematangkan mentalitas ketika memasuki fase hubungan serius atau pernikahan.

Pandangan serupa disampaikan pengelola konten edukasi Kalcerklub melalui unggahan akun @kalcerklub pada Kamis (12/2/2026).

Dalam kutipan yang kembali ramai dibagikan pada Sabtu (14/2/2026), mereka menyoroti sisi emosional putri sulung yang jarang terlihat publik.

Baca Juga: Preview Arema FC vs Semen Padang 15 Februari 2026: Rekor Pertemuan dan Klasemen

Unggahan tersebut menyebut bahwa banyak putri sulung terbiasa kuat sejak kecil namun jarang diminta untuk dimanja, sehingga belajar bertahan lebih cepat dari usianya.

Pernyataan itu memicu diskusi luas mengenai kebutuhan emosional yang tetap ada di balik karakter tangguh tersebut.

Selain empati tinggi, ketelitian dan kemampuan mengelola tanggung jawab disebut menjadi aset penting dalam membangun rumah tangga, termasuk dalam perencanaan masa depan dan pengelolaan keuangan keluarga.

Namun, studi juga mengingatkan bahwa beban ekspektasi tinggi terhadap anak sulung dapat memicu kelelahan mental jika tidak diimbangi dukungan emosional yang memadai.

Secara keseluruhan, penelitian tersebut menunjukkan bahwa urutan kelahiran memiliki pengaruh terhadap pola kepemimpinan, empati, serta cara seseorang bersosialisasi dan berkomitmen dalam hubungan.

Data ini menjadi dasar pembahasan publik mengenai karakter anak sulung perempuan dalam konteks relasi jangka panjang.(cr3)

Editor : Hendra Efison
#urutan kelahiran #University of Essex #studi perilaku 2017 #kepemimpinan dan empati #anak sulung Perempuan