Kegiatan ini menjadi simbol penyucian diri (balimau) sekaligus ajang mempererat silaturahmi antara masyarakat, tokoh adat, dan pemerintah menjelang bulan puasa.
Acara tersebut dihadiri Wali Kota Padang Fadly Amran bersama unsur Forkopimcam dan tokoh adat setempat.
Ketua Panitia Pelaksana, Hendra Rajo Endah, menjelaskan Limau Barongge memiliki kedalaman filosofi yang mencerminkan nilai kepemimpinan, keadilan, dan semangat gotong royong dalam kehidupan masyarakat Sungai Pisang.
Ia memaparkan unsur Ungge yang bermakna pemimpin yang mengayomi, Batang Pisang sebagai simbol keadilan, serta Rumbio yang menggambarkan nilai tolong-menolong yang terus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat.
“Limau Barongge adalah ikon unik dari Sungai Pisang. Kami berharap ke depan pemerintah daerah dapat mendirikan monumen atau simbol fisik Limau Barongge sebagai identitas budaya di Kecamatan Bungus Teluk Kabung agar semakin dikenal luas,” ujar Hendra.
Ketua LKAAM Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Datuk Erman B Rajo Ibrahim, menekankan pentingnya persatuan antara masyarakat dan pemerintah dalam membangun nagari, khususnya di wilayah perbatasan Kota Padang.
Ia menyebut Sungai Pisang sebagai gerbang Kota Padang yang berbatasan langsung dengan Pesisir Selatan dan menitipkan harapan pembangunan infrastruktur berupa pengaspalan jalan serta pemasangan grip penahan ombak demi menjaga akses dan keamanan warga.
Dalam arahannya, Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan bahwa tradisi Limau Barongge telah diakui secara nasional melalui sertifikat dari Kementerian Kebudayaan, sehingga menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab bersama untuk terus melestarikannya.
Ia berkomitmen menjadikan kegiatan tersebut lebih meriah pada tahun-tahun mendatang sebagai bagian dari penguatan iman dan takwa masyarakat.
“Tahun ini saya instruksikan Dinas PU untuk menuntaskan pengaspalan jalan di Sungai Pisang. Selain infrastruktur, kita juga perkuat program Smart Surau dengan teknologi face recognition untuk absensi anak-anak mengaji agar generasi muda memiliki benteng iman yang kuat,” tegasnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya, Fadly Amran menyerahkan bantuan sebesar Rp5.000.000 kepada panitia pelaksana Limau Barongge 2026.(*)
Editor : Hendra Efison