PADEK.JAWAPOS.COM-Calon Wali Kota Sawahlunto, Deri Asta, menanggapi soal isu-isu miring atas kinerjanya menjabat sebagai Wali Kota periode 2019-2023. Menurutnya, isu-isu tersebut sebagai upaya pihak tertentu untuk merusak citranya.
Di sela kegiatan safari politiknya yang disambut ratusan warga di Talawimudiak, Sabtu (11/10), calon wali kota nomor urut 02 ini dengan tegas membantah berbagai tuduhan miring yang ditujukan padanya, bahkan menurutnya itu tidak berdasar. Sasarannya semata hanya untuk merusak nama baik dan menjatuhkannya.
“Kinerja kami selama ini didasarkan pada ketulusan dan keikhlasan. Kami tidak pernah bekerja mencari pencitraan, namun murni untuk masyarakat. Jika ada penilaian, biarlah,” ujarnya kepada wartawan.
Ia mengakui serangan yang ditujukan lawan politiknya akhir-akhir ini kian masif, sampai-sampai menjurus hinaan, cemoohan dan caci-maki. Namun Deri Asta mengaku tidak begitu menggubris, karena ia meyakini masyarakat dapat menilai/mencerna bagaimana faktanya.
“Yang jelas niat dan tujuan kita maju melanjutkan kepemimpinan daerah dalam pilkada 2024 ini adalah untuk membangun dan memajukan Kota Sawahlunto. Langkah kami tidak akan surut, ibarat pepatah semakin tinggi pohon maka semakin kencang pula angin menerpa,” tegasnya lagi.
Deri juga menuturkan bahwa pencalonannya bersama Desni Seswinari (DD) dalam pilkada 2024 bukanlah ambisi pribadi, melainkan amanah dari masyarakat yang telah merasakan manfaat dan hasil kinerja lima tahun terakhir kepemimpinannya.
Ia percaya bahwa kehadiran mereka dalam bursa pemilihan didorong oleh kebutuhan nyata akan perubahan dan kesinambungan pembangunan di Kota Sawahlunto. (atn)
Editor : Novitri Selvia