Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Aieamo Rusak Parah

Novitri Selvia • Jumat, 7 Oktober 2022 | 12:18 WIB
SULIT DILALUI: Pengendara kesulitan melewati jalan Nagari Aieamo menuju Malaro karena rusak parah.(IST)
SULIT DILALUI: Pengendara kesulitan melewati jalan Nagari Aieamo menuju Malaro karena rusak parah.(IST)
Jalan utama Nagari Aieamo menuju Malaro, Kecamatan Kamangbaru, Kabupaten Sijunjung rusak parah.  Saat melintas, tak jarang pengendara terperosok dan terjatuh.

Menurut warga, kondisi ini sudah berlangsung cukup lama, dan sampai sekarang belum kunjung diperbaiki. Hingga tak jarang para pengendara yang melintas merasa sangat kesal. Lubang-lubang menganga menghiasi ruas jalan utama tersebut, maka dalam melintas harus ekstra berhati-hati

“Harus berhati-hati. Kalau tidak, kendaraan bisa terperosok, bahkan berakibat fatal. Kerusakan badan jalan telihat sudah sangat parah, dan di antaranya adalah lubang berdiameter lebar dan dalam,” ujar Riyan,36, seorang pengendara mobil, Kamis (6/10).

Penyebab kerusakan salah-satunya adalah karena faktor usia, ditambah faktor alam.
Keluhan yang sama juga diungkapkan seorang warga Nagari Aie Amo, Tamar,42.

Menurutnya kondisi jalan kabupaten itu sudah terjadi sejak lama, terdapat banyak  berlubang. Dikala datang musim hujan, air menggenang di badan jalan.  Selain pengendara, anak sekolah yang berlalu-lalang sering menjadi kotor dibuatnya.

Untuk itu jalan utama bertatus jalan kabupaten itu harus segera diperbaiki. Terlebih fasilitas umum tersebut justru merupakan urat nadi perekonomian masyarakat untuk kelancaran mobilisasi pengangkutan hasil kebun dan pertanian.

Berikut akses pengangkutan berbagai barang kebutuhan dari luar daerah menuju kawasan tersebut. Ironisnya, sambung Tamar, diperiode sekarang malah tercatat tujuh orang Anggota DPRD Kabupaten berasal dari dapil daerah tersebut. Namun malah terkesan tidak punya inisiatif untuk memperjuangkan keluhan, aspirasi masayarakat.

Sebelumnya, Ketua Forwana Sijunjung, Sahbudin Datuk Sinaro (Datuk Abu) juga mengeluhkan hal yang sama. Sebab itu Pemkab Sijunjung perlu segera menindaklanjuti persoalan tersebut. Ruas akhirnya bertambah parah hingga biaya perbaikannya menjadi kian tinggi.

“Diharapkan pihak terkait segera memperbaiki jalan - jalan berlubang di sejumlah nagari, khususnya di Kecamatan Kamangbaru. Maupun kecamatan lain pada umumnya,” tukasnya.

Tak hanya di Aieamo - Maloro, tetapi di sepanjang jalan Aieangek - Paru - Sungaibetung juga banyak mengalami kerusakan. Kendaraan-kendaraan yang melintas akhirnya harus pilih-pilih jalan demi menghidari malapetaka.

Kepala Dinas PUPR Sijunjung, Syariwan, saat dikonfirmasi,  mengaku sudah mendapat kabar soal kondisi jalan rusak tersebut, sekaligus dilakukan proses peninjauan lapangan.

“Itu tidak bisa sekadar rehab saja, tapi harus pembangunan konstruksi baru. Untuk itu dibutuhkan biaya cukup besar,  dan proses pengerjaannya akan diusulkan di tahun mendatang sesuai kemampuan APBD,” jelas Syariwan.  (atn) Editor : Novitri Selvia
#Kamangbaru #Dinas PUPR Sijunjung #Jalan Aieamo #jalan rusak #Syariwan