Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pemkab Solok Kendalikan Harga Sembako Jelang Idul Adha

Frikel Adilla Mender • Jumat, 7 Juni 2024 | 10:48 WIB

KENDALIKAN HARGA: Suasana pasar murah yang digelar di halaman Kantor Camat X Koto Singkarak, Rabu (5/6).(DISKOMINFO KABUPATEN SOLOK)
KENDALIKAN HARGA: Suasana pasar murah yang digelar di halaman Kantor Camat X Koto Singkarak, Rabu (5/6).(DISKOMINFO KABUPATEN SOLOK)
Jelang hari raya Idul Adha, Pemerintah Kabupaten Solok maksimalkan upaya pengendalian harga kebutuhan pokok, salah satunya dengan menggelar pasar murah. “Pasar murah akan kita laksanakan di seluruh kecamatan, dan hari ini (Rabu, red) kita gelar di kecamatan X Koto Singkarak,” ujar staf ahli bupati Solok, Eva Nasri, Rabu (5/6).

Pasar murah tersebut dilaksanakan guna untuk menstabilkan harga bahan pokok di Kabupaten Solok agar selalu dalam target standar yang telah ditentukan oleh pemerintah pusat agar tidak terjadi inflasi. Serta juga bertujuan membantu masyarakat guna persiapan menyambut Hari Raya Idul Adha tahun 2024, agar masyarakat bisa mendapatkan sembako atau bahan pokok yang harganya murah serta terjangkau. “Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat secara maksimal bagi masyarakat Kabupaten Solok,” ujarnya.

Adapun, jenis bahan pokok yang disediakan di pasar murah yang berlokasi di X Koto Diatas yakni Beras Ir-42, Beras SPHP Medium, Telur, Minyak Goreng, Gula Pasir dan kebutuhan pokok lainnya. “Kami dari Perwakilan Pemerintah Kabupaten Solok sangat antusias dengan kegiatan ini agar masyarakat Kabupaten Solok juga bisa terbantu dari segi harga yang disediakan oleh penjual,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sedikitnya ada enam upaya konkret pemerintah daerah dalam penanganan inflasi daerah. Pertama adalah melaksanakan operasi pasar murah, kedua Melaksanakan sidak ke pasar dan distributor agar tidak menahan barang, dan ketiga kerja sama dengan daerah penghasil komoditi untuk kelancaran pasokan.

Terpisah, Bupati Solok Epyardi Asda mengatakan, seluruh OPD harus menurunkan Tim sesuai Tupoksi masing-masing untuk bersama memonitoring potensi inflasi di kabupaten Solok, kemudian Kominfo harus siap untuk mempublikasikan segala bentuk informasi tentang perkembangan inflasi di Kabupaten Solok.

Ia berharap agar stakeholder terkait seperti Forkopimda, instansi vertikal dan Satuan Kerja Perangkat Daerah l dapat segera berkonsolidasi pula untuk merealisasikan program terkait pengendalian Inflasi di Kabupaten Solok.

Saat ini sudah di akhir semester pertama tahun 2024, seluruh pihak terkait harus selalu bersinergi dalam memberikan gambaran atau informasi terkait pelaksanaan program ketahanan pangan mulai dari ketersediaan pangan, distribusi pangan hingga persoalan pangan dan gizi, hal itu sangat erat kaitannya dengan pengendalian inflasi.

Kegiatan terkait pangan harus dapat terkoordinasi, terevaluasi, termonitor dan dapat melaksanakan distribusi, pengawasan pangan dan gizi dengan baik, dan yang terpenting berkelanjutan, serta seluruh lini juga harus ada kerja konkrit lintas divisi. “Masing-masing instansi harus berkontribusi dalam langkah-langkah pengendalian inflasi sesuai dengan Tupoksinya,” pungkasnya. (frk)

Editor : Novitri Selvia
#pasar murah #harga sembako #pemkab solok #idul adha