Sejumlah kawasan seperti Muara Pingai, Saning Bakar, dan Batang Gawan di Nagari Selayo mengalami luapan air hingga ke permukiman warga dan badan jalan.
Wakil Bupati Solok, H. Candra, meninjau langsung kondisi di Saning Bakar, Muara Pingai, dan Paninggahan.
Ia mengimbau warga untuk tetap waspada, terutama mereka yang tinggal di bantaran sungai.
“Kami minta masyarakat selalu memantau permukaan air dan mengutamakan keselamatan. Jangan menunggu situasi memburuk,” ujar Candra.
Di Paninggahan, warga bersama para pemuda berjaga di sepanjang aliran sungai. Beberapa di antaranya memantau hingga ke hulu untuk memastikan tidak ada ancaman aliran besar dari bagian atas sungai.
Sementara itu, Bupati Solok melalui Sekretaris Daerah, Medison, menyampaikan bahwa cuaca yang belum membaik meningkatkan potensi bencana hidrometeorologi, terutama bagi warga yang tinggal di bantaran sungai dan daerah perbukitan.
“Hingga pukul 11.11 WIB, hujan masih terjadi di sejumlah wilayah. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan menjaga keselamatan diri,” kata Medison.
Pada Rabu pagi, Medison bersama tim turun ke Nagari Mauro Pingai untuk memantau kondisi di lapangan.
Ia memastikan BPBD dan perangkat nagari siaga menghadapi kemungkinan peningkatan debit air maupun longsor.
“Debit air meningkat tetapi masih dalam batas aman. Meski begitu, masyarakat harus tetap bersiap,” tegasnya.
Medison juga meminta para wali nagari untuk aktif menyampaikan informasi potensi bahaya kepada warga.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas. Jika diperlukan, langkah evakuasi cepat akan segera dilakukan bersama perangkat nagari,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Solok hingga kini terus memonitor perkembangan cuaca dan mengimbau masyarakat mengikuti informasi resmi dari pemerintah daerah serta pihak berwenang.(*)
Editor : Hendra Efison