Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Hujan Lebat Picu Longsor dan Banjir di Kabupaten Solok, Jalur Gantung Ciri–Cupak Terputus

Dila Kartika Sari • Senin, 9 Maret 2026 | 21:13 WIB

Hujan lebat picu longsor dan banjir di Kabupaten Solok. Jalur Gantung Ciri–Cupak terputus.
Hujan lebat picu longsor dan banjir di Kabupaten Solok. Jalur Gantung Ciri–Cupak terputus.
PADEK.JAWAPOS.COM–Bencana tanah longsor kembali terjadi di Kabupaten Solok pada Senin (9/3) dini hari, yang menyebabkan jalur transportasi dari Gantung Ciri di Kecamatan Kubung menuju Cupak di Kecamatan Gunung Talang terputus.

Selain longsor, intensitas hujan tinggi juga memicu banjir yang merendam sejumlah pemukiman warga di sepanjang aliran sungai, khususnya di wilayah Nagari Koto Baru dan Nagari Salayo.

Peristiwa ini dipicu oleh curah hujan lebat yang berlangsung sejak Minggu (8/3) malam hingga Senin dini hari, sehingga menyebabkan debit air sejumlah sungai utama meluap ke daratan.

Beberapa sungai yang mengalami peningkatan debit air secara signifikan antara lain Batang Cupak, Batang Sumani, dan Batang Gawan.

Luapan air sungai tersebut kemudian menggenangi sejumlah kawasan pemukiman warga di berbagai nagari di wilayah Kabupaten Solok.

Di Nagari Koto Baru, air mulai menggenangi kawasan Pebatungan di Jorong Kajai serta sebagian wilayah Jorong Simpang sejak tengah malam, setelah debit air sungai meningkat akibat hujan yang terus mengguyur kawasan tersebut.

Sementara itu, peningkatan debit air di Batang Imang yang melintasi Nagari Koto Sani dan Nagari Sumani juga menyebabkan luapan air di kawasan Padang Belimbing.

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Solok, Khairul, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana.

Ia menyampaikan bahwa kondisi cuaca di wilayah hulu masih diguyur hujan sehingga masyarakat yang tinggal di bantaran sungai maupun di kawasan perbukitan diminta tetap waspada terhadap kemungkinan banjir dan longsor susulan.

“Mengingat kondisi cuaca saat ini masih hujan, terutama di wilayah hulu, kami mengimbau masyarakat yang tinggal di bantaran sungai maupun di kawasan perbukitan untuk meningkatkan kewaspadaan guna menghindari risiko bencana yang tidak diinginkan,” ujar Khairul.

Hingga berita ini diturunkan, BPBD Kabupaten Solok masih melakukan koordinasi intensif dengan para camat serta wali nagari guna memantau perkembangan situasi di berbagai wilayah terdampak.

Selain di wilayah kabupaten, banjir juga dilaporkan terjadi di beberapa titik di Kota Solok.

Salah satu lokasi yang terdampak banjir berada di kawasan Perumahan Nusa Indah di Kelurahan Tanah Garam yang berdekatan dengan aliran Batang Gawan.(*)

Editor : Hendra Efison
#banjir Solok #longsor Kabupaten Solok #Hujan lebat Sumatera Barat #bpbd kabupaten solok