TANJUNG HARAPAN, PADEK.JAWAPOS.COM — Kebakaran Kota Solok kembali terjadi. Sebuah rumah milik Wani (52), seorang pedagang di Jalan Tembok Laiang, Kelurahan Nan Balimo, Kecamatan Tanjung Harapan, hangus dilalap api pada Senin (8/6/2026) malam. Kobaran api yang muncul sekitar pukul 22.30 WIB merusak hampir seluruh bangunan sebelum akhirnya berhasil dipadamkan petugas sekitar 75 menit kemudian.
Peristiwa itu mengundang perhatian warga sekitar karena api dengan cepat membesar dan terlihat dari berbagai sudut permukiman. Laporan pertama masuk ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Solok sekitar pukul 22.30 WIB.
Hanya tiga menit setelah menerima laporan, petugas langsung mengerahkan empat unit armada pemadam menuju lokasi. Tim tiba sekitar pukul 22.50 WIB dan segera melakukan pemadaman untuk mencegah api menjalar ke bangunan lain.
Baca Juga: PLN UID Sumbar Bersihkan Pantai Purus Bersama Ratusan Relawan, Perkuat Komitmen Lingkungan ASRI
Api Melalap Rumah dalam Waktu Singkat
Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran Kota Solok, Baswandi, mengatakan rumah yang terbakar terdiri dari bagian semi permanen dan permanen.
Menurutnya, bagian semi permanen menjadi titik yang paling parah terdampak karena api cepat membesar dan menghanguskan seluruh struktur bangunan.
“Bagian semi permanen hangus terbakar seluruhnya, sedangkan bagian permanen mengalami kerusakan berat pada bagian atap hingga hanya menyisakan dinding bangunan,” ujar Baswandi.
Saat kebakaran terjadi, Wani berhasil menyelamatkan diri. Namun sebagian besar barang berharga dan perlengkapan rumah tangga tidak sempat dievakuasi.
Warga sekitar sempat berupaya membantu sebelum petugas tiba. Akan tetapi, besarnya kobaran api membuat penyelamatan harta benda menjadi sulit dilakukan.
Baca Juga: Space by KAI Sumbar, 8 Fitur Digital Permudah Investor Akses Aset Strategis di Padang
Damkar Cegah Api Menjalar ke Permukiman
Kawasan Tembok Laiang merupakan daerah permukiman yang cukup padat. Kondisi tersebut membuat petugas bergerak cepat agar api tidak merembet ke rumah lain.
Petugas kemudian memusatkan penyemprotan pada titik api terbesar sekaligus melakukan pendinginan pada bangunan di sekeliling lokasi kebakaran.
Upaya itu membuahkan hasil setelah api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 23.45 WIB.
Salah seorang warga, Riska (29), mengatakan kobaran api membesar hanya dalam waktu singkat sehingga masyarakat tidak memiliki banyak kesempatan melakukan penyelamatan.
“Api cepat sekali membesar. Tidak lama setelah terlihat, hampir seluruh bagian rumah sudah terbakar,” katanya.
Baca Juga: Fly Over Padanglua Tetap Dibangun, Pasar Tradisional Dipastikan Tak Direlokasi
Penyebab Masih Diselidiki
Hingga Selasa (9/6/2026), petugas masih menyelidiki penyebab kebakaran. Tim juga melakukan pendataan untuk menghitung total kerugian material yang dialami korban.
Meski kerusakan bangunan tergolong berat, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Keberhasilan petugas mengendalikan api juga mencegah kebakaran meluas ke rumah warga lainnya.
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Solok mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memeriksa instalasi listrik dan memastikan tidak ada sumber api yang berisiko memicu kebakaran di dalam rumah.(*)
Editor : Hendra Efison