PADEK.JAWAPOS.COM-Pemerintah Kabupaten Solok Selatan (Solsel) melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) memfasilitasi 900 tenaga guru mengikuti asesmen peningkatan kualitas kompetensi. Pembekalan ini merupakan bagian dari pemetaan sekaligus peningkatan kapasitas ASN di daerah itu.
Wakil Bupati Solsel, Yulian Efi mengatakan, asesmen ini dilakukan dalam rangka peningkatan kapasitas ASN, dalam hal ini guru. Ditujukan untuk peningkatan mutu pendidikan melalui tenaga pendidik.
“Diharapkan guru-guru mengikuti asesmen ini dengan serius. Karena agar kita tahu kemampuan dan bisa melakukan peningkatan kemampuan tenaga pendidik. Juga supaya kita tidak ketinggalan, terutama dengan adanya digitalisasi dan ilmu yang terus berkembang,” kata Yulian, kemarin (2/7).
Dilanjutkan wabup, kegiatan asesmen ini sudah dilaksanakan sejak tahun lalu. Dari proses tersebut, saat ini masih ada 2.100 ASN lagi yang belum asesmen.
“Untuk tenaga administrasi, pejabat eselon 2, 3, 4, dan tenaga fungsional sudah dilakukan. Masih ada tertinggal 2.100 ASN yang belum asesmen yaitu guru dan tenaga Kesehatan. Untuk gelombang ini guru, baru nanti tenaga kesehatan,” ujarnya.
Selain asesmen, BKPSDM juga secara rutin melaksanakan coaching clinic bagi ASN, khususnya untuk meningkatkan kapasitas di bidang pengoperasian komputer.
Seluruh kegiatan ini ditujukan untuk memetakan kapasitas ASN berdasarkan klasifikasi dalam Sistem Merit. “Jadi yang di bawah standar diberikan diklat supaya kapasitas SDM di Solsel meningkat,” tuturnya. (tno)
Editor : Novitri Selvia