“Tahun 2022 harus kita prioritaskan untuk Pasar Raya Solok, yang saat ini sedang berjalan sehingga akhir tahun ini sudah nampak hasilnya,” sebut Wakil Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra.
Ia mengatakan, seluruh masyarakat tentu menginginkan pasar raya solok yang bersih, sehat dan higienis. Ia berharap, perbaikan Pasar Raya Solok mulai dari perencanaan harus tersusun dengan rapi.
Sebelumnya, revitalisai Pasar Raya Solok yang pada tahun 2016 dilaksanakan 2 unit pada bangunan lantai 2 dan los daging, selanjutnya tahun 2017 dilakukan revitalisasi pada los ikan. Menurut Wawako, pembenahan pasar merupakan salah satu kunci untuk meningkatkan kunjungan masyarakat ke Pasar.
Menurutnya, kalau pasar tertata dengan rapi, maka masyarakat akan senang untuk berbelanja di pasar. Secara otomatis kunjungan akan naik dan transaksi pedagang juga meningkat.
Sebelumnya, anggota DPRD Kota Solok, Rusdi Saleh menegaskan pekerjaan Revitalisasi Koridor Pasar Rasa Solok harus terlaksana tepat waktu, dan pekerjaan harus mengakomodir kebutuhan jangka panjang.
Revitalisasi Pasar Raya Solok menelan anggaran sebesar Rp 7.033.451.992,94 yang dibiayai oleh APBD Kota Solok tahun anggaran 2022. Rusdi Saleh menyoroti terkait waktu pelaksanaan pekerjaan, serta memastikan pekerjaan saluran air atau pembuang air berfungsi maksimal dan berkelanjutan.
“Segala bentuk urusan Pasar Raya Solok berada dibawah tugas pokok dan fungsi dinas Koperindag pemerintah setempat, dan menjadi salah satu mitra kerja komisi I DPRD Kota Solok,” tukasnya. (frk) Editor : Novitri Selvia