Hal ini disampaikan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh, Selasa (8/11) dalam rakor dan sosialisasi kebiajakn adminduk bagi Disdukcapil kabupaten/kota Sumbar dan OPD se-Padangpanjang yang digelar Pemko Padangpanjang.
Pada kesempatan itu juga digelar penandatanganan nota kesepakatan bersama antara Pemko Padangpanjang dengan Pemkab Tanahdatar. Zudan menambahkan, setiap inovasi tak semuanya membutuhkan biaya besar.
Ada inovasi yang lahir dari kebijakan namun bisa menghemat biaya mencapai miliaran rupiah. Selain itu juga dibutuhkan sinergisitas dalam membuat pelayanan adminduk menjadi lebih baik lagi.
“Awali dengan koordinasi, lalu muncul inovasi, dan disinergikan. Maka komitmen dalam membuat kemudahan dalam pelayanan adminduk terwujud,” katanya.
Dirinya mengapresiasi apa yang dilakukan Pemko Padangpanjang dalam inovasi dalam pelayanan adminduk. Apalagi dengan era digital dan inovasi yang kuat menghasilkan berbagai terobosan dan diakui efektifitasnya dalam pelayanan.
Dia mencontohkan sinergisitas dalam pelayanan adminduk bagi daerah perbatasan antara Padangpanjang dan Tanahdatar. Dengan adanya sinergi dua daerah ini menghasilkan pelayanan yang baik dan hasilnya akurat.
Wako Padangpanjang Fadly Amran menyampaikan kesadaran pemko akan pentingnya adminduk ini sangat besar. Baginya layanan adminduk ini merupakan dasar bagi melaksanakan program pembangunan.
“Data adminduk ini dasar dari menjalankan program dan sinergisitas dengan OPD. Data yang sama antara OPD akan membuat pengelolaan pembangunan menjadi lebih baik. Koordinasi antara OPD akan mudah dan ini merupakan data pembangunan yang dilakukan oleh Pemko Padangpanjang,” katanya.
Karena pentingnya adminduk ini, Fadly Amran memberikan penghargaan bagi pihak-pihak yang terlibat dalam pelayanan ini. Tentu ini bentuk apresiasi agar ada inovasi yang terus muncul dan berkembang dalam pelayanan di Kota Padangpanjang.
Kadis Dukcapil Kota Padangpanjang Maini menyampaikan rakor dan sosialisasi ini menyikapi dinasmisnya perubahan dalam pelayanan adminduk. Apalagi regulasinya yang terus berubah dengan tujuan meningkatkan pelayanan pada masyarakat.
Pada kesempatan ini juga dilakukan kesepakatan dalam pelayanan adminduk bagi siswa dua daerah. Misalnya perekaman dan pencetakan e-KTP bagi siswa asal Padangpanjang namun bersekolah di Tanahdatar, begitupun sebaliknya.
Upaya ini dilakukan karena cukup banyak siswa yang sekolah di wilayah perbatasan didua daerah. Pihaknya juga telah melakukan perekaman dengan pola jemput bola ke sekolah. “Jadi sinergisitas ini terus kita lakukan agar pelayanan adminduk ini berjalan dengan baik,” katanya.
Sekkab Tanahdatar Iqbal Ramadi Payanan menyampaikan peningakatn layanan adminduk menjadi salah satu progul di Tanahdatar. Pihaknya mencatat ada 18 layanan inovasi dalam adminduk ini. (eko) Editor : Novitri Selvia