Menurut Ketua APTISI Wilayah X-A Hendri Nofrianto, dari 92 PTS di Sumbar, yang betul-betul eksis hanya beberapa PTS saja.
Hal itu diungkapkan Hendri Nofrianto saat menerima kunjungan silaturahmi Wakil Direktur Padang Ekspres Heri Sugiarto dan jajaran di ruang kerja rektor ITP, Selasa (14/2).
”Kita akui, saat ini PTS sangat susah mencari mahasiswa,” ujar Hendri Nofrianto.
Melihat kondisi itu, pihaknya akan berupaya bagaimana mendorong kualitas dan kuantitas PTS tersebut sehingga bisa lebih baik ke depannya.
Program kerja ke depan tidaklah muluk-muluk, selain menjalin kerja sama berbagai pihak. Saat ini, banyak dana-dana hibah dari Kemendikbudristek yang bisa digaet seperti PKKM (Program Kompetesi Kampus Merdeka). Program ini diluncurkan tahun 2021 lalu.
”Alhamdulillah, tahun 2021-2022 satu-satu perguruan tinggi yang mendapatkan PKKM ini hanya ITP. Dan tahun 2023 ini, informasi yang kita terima ITP kembali lolos,” tuturnya.
Dengan pengalaman ITP memperoleh dana PKKM ini, diharapkan bisa ditularkan kepada perguruan tinggi lainnya di Sumbar. ”Nanti akan kita gelar pelatihan-pelatihan bagaimana cara bisa lolos PKKM,” jelasnya.
Selain itu, sebutnya, perguruan tinggi saat ini juga harus berpacu pada perkembangan teknologi industri 4.0. ”Di zaman era digital saat ini, mau tidak mau perguruan tinggi harus berbenah diri masuk dalam dunia digital,” ucapnya.
Hendri berharap perguruan tinggi di Sumbar ini bisa lebih baik. Artinya sama-sama naik masalah kualitas dan kuantitasnya. ”Kita bisa sharing antara perguruan tinggi yang maju dengan perguruan tinggi yang ingin maju. Bisa dengan pelatihan, tukar pikiran dan lainnya,” tutur Hendri.
Ia juga menambahkan, pihaknya membutuhkan kerja sama semua pihak serta media untuk bisa saling mendukung berjalannya program APTISI ke depannya.
”Ini harus kita lakukan secara bersama-sama. Berkolaborasi menumbuhkembangkan PTS yang ada di Sumbar,” harap Hendri.
Sementara itu, Wakil Direktur Padang Ekspres Heri Sugiarto menyatakan siap mendukung dan berkolaborasi dengan APTISI Wilayah X-A dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas perguruan tinggi di Sumbar.
"Sesuai pembicaraan dengan Pak Hendri tadi, kita siap lakukan gebrakan bersama APTISI Sumbar dalam waktu dekat untuk bersama-sama berupaya memajukan perguruan tinggi swasta yang banyak mengalami kesulitan beberapa tahun terakhir, diperparah oleh pandemi lalu dan minimnya perhatian pemerintah," katanya usai pertemuan.(eri) Editor : Admin Padek