PADEK.JAWAPOS.COM-Tim Gagak Hitam Satreskrim Polres Padangpariaman bersama Klewang Satreskrim Polresta Padang menangkap seorang pelaku perampokan mobil jasa pengisian ATM BRI PT Bringin Gigantara, kemarin. Pelaku ditangkap di kawasan Pariaman beserta barang mobil Daihatsu Terios BG 1922 PD warna putih yang digunakan pelaku saat merampok.
Kapolres Padangpariaman AKBP Ahmad Faisol kepada Padang Ekspres salah seorang pelaku ditangkap kurang dari 24 jam. “Tapi kasus ini masih dalam pengembangan kita,” tuturnya.
Dia menjelaskan, peristiwa perampokan uang pengisian ATM ini bermula ketika Bripda Steven dihubungi orang yang mengaku seorang polisi yang berdinas di Polres Pariaman sekira pukul 23.00 WIB, Senin (26/8). Tujuan untuk menitipkan barang kepada istrinya yang berada di Kota Pariaman.
Dia menjelaskan, saat kendaraan berada di Fly Over Bandara BIM Bripda Steven dihubungi lagi oleh diduga pelaku tersebut dan menanyakan lokasi dan posisinya. Kemudian Bripda Steven mengirimkan foto warung yang berada di sekitar lokasi Fly Over BIM.
Setelah itu Bripda Steven disuruh ke atas fly over. Sesampainya dibundaran depan PT Jaya Sentrikon, mobil yang dikawal Bripda Steven berhenti. “Saat itu mobil pelaku sudah berada di belakang mobil yang dikawal Bripda Steven,” katanya.
Lantaran ada mobil di belakang itu, lanjut Faisol, Bripda Steven menghampiri pelaku dan pelaku menodongkan senjata api ke arah rusuk kanan.
“Pelaku mengatakan bahwasanya di dalam mobil ada dugaan membawa narkoba. Setelah itu dua pelaku lainnya melakukan penggeledahan serta mengambil handphone saksi-saksi dan juga kunci mobil, termasuk brankas tujuh box,” ungkapnya.
Setelah mendapatkan brankas, pelaku melarikan diri. Atas kejadian itu, korban langsung membuat laporan ke Polsek Kototangah. Lalu Pawas berkoordinasi dengan Kapolsek Batang Anai serta Piket SPKT Polres Padangpariaman untuk pengecekan TKP.
Dalam mobil yang dirampok itu ada 12 box brankas. Sedangkan tujuh box yang dibawa kabur berisi uang sekitar Rp3 miliar. “Saat ini kami tengah melakukan pengejaran terhadap perampok lainnya yang membawa kabur 7 brankas tersebut,” tukas dia. (cr2/apg)
Editor : Novitri Selvia