Pelantikan ini disaksikan oleh puluhan raja dan sultan dari berbagai wilayah Nusantara serta tamu undangan dari negara tetangga, seperti Malaysia, Brunei Darussalam dan Thailand.
Pembacaan Surat Keputusan pengukuhan dilakukan oleh Jasman Rizal, Ketua Perkumpulan Suku Kampai/ Bendang Sedunia.
Dalam prosesi ini, 50 orang pengurus DPW MATRA Sumbar dilantik oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) MATRA, Andi Bau Malik Barammamase Karaenta Tukkajannangang.
Andi Bau Malik menyampaikan pesan kepada para pengurus untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga kelestarian adat dan budaya Nusantara, khususnya di wilayah Minangkabau, Sumatera Barat.
"Jalankan visi MATRA, untuk terus menjaga ketahanan dan nilai adat budaya Nusantara secara utuh melalui semangat persaudaraan dan kebersamaan. Kita harus saling menghormati demi terwujudnya kebudayaan luhur di bumi Nusantara dan dunia," tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran raja dan sultan dalam pelestarian adat dan budaya.
"Harapan kami, dengan dikukuhkannya Wakil Gubernur Sumbar sebagai Ketua MATRA, semoga pemerintah dan pemegang kekuasaan lebih memperhatikan masyarakat adat, terutama raja dan sultan, agar kebudayaan adat terus dilestarikan demi kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Audy Joinaldy, sebagai Ketua DPW MATRA Sumbar, mengajak seluruh pemangku adat, tokoh budaya, serta pemerintah untuk bersinergi menjaga kelestarian budaya Minangkabau agar dikenal hingga mancanegara.
“Alhamdulillah, malam ini merupakan momen bersejarah untuk merangkul seluruh pemangku adat, raja-raja Nusantara, para sultan, serta pemerhati budaya dalam pelestarian adat dan budaya bersama pemerintah,” ungkapnya.
MATRA sendiri merupakan organisasi adat dan budaya regional terbesar di Indonesia, yang anggotanya meliputi kerajaan, kesultanan, lembaga adat, akademisi, budayawan, seniman, serta masyarakat umum.
Sri Paduka Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Mangku Alam II, selaku Ketua Dewan Pendiri MATRA, menekankan pentingnya menjaga persatuan di antara pemangku adat dan tokoh budaya.
"Kami berkumpul untuk menjaga ketahanan adat budaya nasional. Agar para raja dan ketua lembaga adat tetap kompak dalam menghadapi berbagai tantangan yang mungkin mengancam negara," jelasnya.
Ketua Harian MATRA Sumbar, Feri Arlius, mengumumkan bahwa FABN ke-4 akan digelar di Palangkaraya pada 1-5 November 2024, sementara FABN ke-5 dijadwalkan berlangsung di Makassar.(*)
Susunan Pengurus Inti DPW MATRA Sumbar
- Ketua: Audy Joinaldy, Wakil Gubernur Sumatera Barat.
- Ketua Harian: Feri Arlius, Datuak Sipado nan Kuning.
- Sekretaris: Mona Sisca.
- Bendahara: Syarbaini, Datuak Rajo Alam.
Editor : Heri Sugiarto