Pendaftaran Bapaslon yang diusung Partai Nasdem dan PKS ini sebelumnya sempat mengalami penolakan selama masa perpanjangan pendaftaran yang berlangsung 2-4 September 2024.
Pada periode pendaftaran awal, yaitu 27-29 Agustus 2024, hanya terdapat satu pasangan calon yang mendaftar yang diusung koalisi besar, Annisa Suci Ramadhani dan Leli Arni.
Setelah terbitnya Surat Dinas KPU RI Nomor 2038/PL.02.2-SD/06/2024 tanggal 11 September 2024, KPU Dharmasraya membuka kembali masa pendaftaran.
Setelah melakukan pemeriksaan berkas, KPU Dharmasraya menyatakan bahwa persyaratan yang diajukan oleh Adi Gunawan-Romi Siska Putra telah lengkap dan memenuhi syarat.
Pasangan ini kini tinggal menunggu jadwal pemeriksaan kesehatan yang sedang dikoordinasikan oleh KPU Dharmasraya.
Adi Gunawan menyatakan rasa syukurnya atas keputusan tersebut.
"Alhamdulillah, kita patut bersyukur Allah membukakan jalan agar demokrasi dan kedaulatan rakyat tetap tegak di negeri ini. Semoga kehadiran kami dapat membawa kesejukan bagi masyarakat Dharmasraya," ujar Adi Gunawan dalam rilisnya, Jumat (13/9/2024).
Sebelum pendaftaran, sesuai dengan surat dinas KPU RI, PKS yang sebelumnya mendukung pasangan Annisa-Leli, telah mengalihkan dukungan kepada Adi Gunawan-Romi Siska Putra.
“Kami telah memberitahukan kepada pasangan Annisa-Leli dan partai pendukungnya bahwa PKS, sesuai dengan SK DPP PKS Nomor 645.03.02-2/SKEP/KWK/DPP PKDS/2024, telah mengalihkan dukungan kepada Adi Gunawan-Romi Siska Putra," kata Ketua DPD PKS Dharmasraya, Widayatmo.
Jadikan Dharmasraya Silicon Valley
Jauh sebelum kontestasi Pilkada Dharmasraya dimulai, Adi yang pernah menjabat Bupati Dharmasraya periode 2010-2015 merespons banyaknya aspirasi yang menginginkan dirinya maju kembali sebagai kepala daerah.
Bahkan banyak partai politik yang mengajaknya untuk maju. Namun perkembangan politik membuat dirinya nyaris gagal untuk maju. Banyak partai politik yang mengalihkan dukungannya jelang pendaftaran calon.
Terkait misinya maju untuk kedua kalinya jadi bupati, Adi yang dikenal sebagai salah satu tokoh pemekaran Dharmasraya ini, akan melanjutkan apa yang sudah baik dari kepemimpinan bupati saat ini dan memperbaiki kekurangan di berbagai sektor, salah satunya sumber daya manusia.
"Terpenting lagi, saya ingin menjadikan Dharmasraya sebagai pusat digitalisasi milenial di Sumbar. Jika itu terwujud, maka bisa menciptakan banyak lapangan kerja baru dengan lahirnya start-up dan entrepreneur. Ya, seperti Silicon Valley, pusat inovasi teknologi yang ada di Amerika Serikat," jelas Adi yang pernah mendapatkan penghargaan Satya Lencana Wirakarya dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tahun 2014, ini.(*)
Editor : Heri Sugiarto