PADEK.JAWAPOS.COM-Pemprov Sumbar berkomitmen dan optimis dapat meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan publik pada tahun 2025.
Komitmen ini ditegaskan oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, dalam Rapat Evaluasi Pencapaian Kinerja Tahun 2024 dan Target Kinerja Tahun 2025 Pemprov Sumbar beberapa waktu lalu.
Dalam pembukaan paparannya, Mahyeldi menekankan kepada seluruh jajarannya di lingkup Pemprov Sumbar untuk melaksanakan tugas demi kepentingan masyarakat dengan berpedoman pada aturan yang berlaku.
“Sikap ini diperlukan untuk mencapai kesuksesan di dunia dan sebagai bekal untuk kehidupan di akhirat kelak,” ujarnya.
Mahyeldi juga menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan dalam penyelenggaraan pemerintahan.
“Evaluasi adalah bagian dari ajaran agama. Allah meminta kita untuk memperhatikan apa yang telah kita lakukan sebagai bahan untuk merencanakan dan mengerjakan tugas dengan lebih baik di masa depan,” jelasnya.
Selama tahun 2024, Pemprov Sumbar berhasil meraih 40 penghargaan, meningkat dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 36 penghargaan, dan tahun 2022 sebanyak 28 penghargaan.
“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah memberikan kontribusi terbaik. Namun, penghargaan bukan tujuan utama kita, melainkan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegas Mahyeldi.
Gubernur Mahyeldi juga mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk terus berinovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
“Inovasi penting untuk mempermudah masyarakat, mempercepat pembangunan, dan memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ragam Capaian Pemprov
Mahyeldi menyampaikan berbagai capaian Pemprov Sumbar pada tahun 2024 dan rencana aksi untuk tahun 2025. Pertumbuhan Ekonomi (PE) Sumbar hingga triwulan III 2024 tercatat sebesar 4,43 persen, sedikit di bawah target RPJMD 2024 sebesar 4,60 persen.
“Kami optimis pada tahun 2025 pertumbuhan ekonomi akan lebih baik dengan peningkatan koordinasi dan masuknya investasi ke Sumbar,” katanya.
Tingkat pengangguran hingga Agustus 2024 tercatat 5,75 persen dari total angkatan kerja. Peningkatan pengangguran disebabkan oleh jumlah angkatan kerja yang bertambah tanpa diiringi peningkatan lapangan kerja. Angka kemiskinan di Sumbar saat ini 5,97 persen, melampaui target RPJMD 2024 sebesar 6,03 persen.
“Di perkotaan, kemiskinan tercatat 4,67 persen dan di pedesaan 7,23 persen. Bencana alam menjadi penyebab utama peningkatan kemiskinan di 16 kabupaten/kota. BPBD dan instansi terkait harus bekerja sama untuk mengatasi masalah ini,” jelas Mahyeldi.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Sumbar tahun ini mencapai 76,43 persen, melebihi target RPJMD 2024 sebesar 73,70 persen dan lebih baik dari IPM Nasional sebesar 75,02 persen.
Sumbar menempati posisi ke-6 nasional dan ke-2 di Sumatera. “Fokus penganggaran pada sektor kesehatan, ekonomi, dan pendidikan akan terus dipertahankan,” kata Mahyeldi.
Harapan Hidup di Sumbar tercatat 74,37 tahun, Harapan Lama Sekolah 14,30 tahun, Rata-Rata Lama Sekolah 9,44 tahun, dan Pengeluaran Riil per Kapita Rp11.718.000 per orang per tahun.
Gini Ratio Sumbar saat ini 0,283, posisi ke-4 terendah secara nasional. Indeks Desa Membangun menunjukkan tidak ada desa sangat tertinggal dan hanya tersisa 10 desa tertinggal di Sumbar.
Jumlah desa/nagari maju dan mandiri meningkat menjadi 445 (maju) dan 368 (mandiri). Nilai Tukar Petani (NTP) Sumbar saat ini 122,96, lebih tinggi dari NTP Nasional 119,33.
Pendapatan Petani Hutan di Sumbar meningkat menjadi Rp2.724.379 per bulan. “Perluasan perhutanan sosial akan ditingkatkan untuk memajukan ekonomi nagari/desa dalam lima tahun ke depan,” tambah Mahyeldi.
Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sumbar pada tahun 2024 mencapai 63.161 orang hingga Oktober, meningkat dari 56.645 orang pada tahun 2023.
Kunjungan wisman pada 2025 diharapkan meningkat dengan dibukanya penerbangan langsung Padang-Singapura oleh Scoot Airlines mulai 6 Januari mendatang.
“Kami berhasil meraih nilai A dari Kemendagri dan Ombudsman RI untuk pelayanan publik. Namun, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) perlu ditingkatkan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto,” tutup Mahyeldi.
Rapat Evaluasi Pencapaian Kinerja Tahun 2024 dan Target Kinerja Tahun 2025 Pemprov Sumbar dibuka oleh Pj Sekprov Sumbar, Yozarwardi Usama Putra.(wni)
Editor : Novitri Selvia