Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

76 Tahun Peristiwa Situjuah: Warga Tampilkan Drama Kolosal dan Pentas Seni Bela Negara

Randi Zulfahli • Sabtu, 18 Januari 2025 | 00:03 WIB

Penampilan Drama Kolosal Peristiwa Situjuah 15 Januari 1949 di Lapangan Chatib Soelaiman, Limapuluh Kota, Kamis (16/1/2025). (Foto: IST)
Penampilan Drama Kolosal Peristiwa Situjuah 15 Januari 1949 di Lapangan Chatib Soelaiman, Limapuluh Kota, Kamis (16/1/2025). (Foto: IST)
PADEK.JAWAPOS.COM-Ratusan warga termasuk ibu rumah tangga, lansia, petani, dan anak muda di Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, memadati Lapangan Chatib Soelaiman, Kamis (16/1/2025).

Mereka menyaksikan "Drama Kolosal Peristiwa Situjuah 15 Januari 1949" pada rangkaian acara yang diinisiasi oleh PKK Nagari Situjuah Batua dan didukung oleh Pemerintah Nagari Situjuah Batua, Pemprov Sumatera Barat, Pemkab Limapuluh Kota, perantau, serta tokoh masyarakat.

Kegiatan ini bertujuan untuk memupuk nasionalisme, rasa cinta tanah air, dan jiwa bela negara.

Penyelenggaraannya juga mendapat dukungan dari pokok-pokok pikiran anggota DPRD Limapuluh Kota, M. Fajar Rillah Vesky.

Selain drama kolosal, peringatan 76 tahun Peristiwa Situjuah juga dimeriahkan dengan tarian massal dan rangkaian pentas seni bela negara yang digelar setiap malam sejak Rabu (15/1/2025) hingga Sabtu (18/1/2025) di kawasan Balai atau Pasar Nagari Situjuah Batua.

Pentas seni ini diprakarsai oleh Karang Taruna Situjuah Batua dan melibatkan anak Nagari dari setiap jorong untuk tampil secara bergiliran.

Ribuan masyarakat dari berbagai penjuru turut hadir untuk menyaksikan acara ini.

"Perayaan Peristiwa Situjuah menjadi momentum penting bagi masyarakat Nagari Situjuah Batua untuk mengenang perjuangan pahlawan sekaligus memperkuat semangat kebangsaan di tengah kehidupan berbangsa," kata Fajar.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#Nagari Situjuah Batua #perjuangan kemerdekaan #bela negara #Peringatan 76 Tahun Peristiwa Situjuah #Fajar Rillah Vesky #Peristiwa Situjuah #drama kolosal